8 Tips agar Anak Menyukai Matematika

Kompas.com - 20/03/2019, 23:22 WIB
Murid mengikuti ujian nasional sekolah dasar di SDN Palmerah 07 Pagi, Jalan Palmerah Utara, Jakarta Barat, Selasa (10/5/2011). Secara serentak seluruh murid SD dan sederajat di Indonesia menjalani ujian nasional hingga 12 Mei 2011. Mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.  RODERICK ADRIAN MOZES/KOMPAS IMAGESMurid mengikuti ujian nasional sekolah dasar di SDN Palmerah 07 Pagi, Jalan Palmerah Utara, Jakarta Barat, Selasa (10/5/2011). Secara serentak seluruh murid SD dan sederajat di Indonesia menjalani ujian nasional hingga 12 Mei 2011. Mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam.

KOMPAS.com - Matematika kerap kali menjadi pelajaran yang tak disukai anak didik. Mereka terkadang menyerah, bahkan baru mendengar namanya saja enggan.

Matematika seolah monster yang menakutkan. Tak jarang guru matematika juga kerap kali tidak dirindukan anak didiknya. Lantas, bagaimana caranya agar anak-anak menyukai dan meyakinkan bahwa matematika itu gampang?

Berikut tips yang diberikan laman Sahabat Keluarga mengenalkan matematika kepada ada: 

1. Masuk ke dalam dunianya

Dunia anak-anak adalah dunia bermain, penuh keceriaan dan ketulusan. Kenalkan lewat dunia anak-anak dari yang mereka alami, salah satunya melalui aktivitas bermain.

Sentuh mereka dengan kapasitasnya sebagai anak-anak. Di situ kita menyelami dunianya. Maka kita bisa membangun aspek pengetahuan mereka.

2. Tunjukkan benda konkret untuk memulai

Tumbuhkan kreativitas mereka. Seperti yang mereka alami saat bermain seperti bola, kelereng, mobil-mobilan dan sebagainya.

Baca juga: Mengubah Matematika, Menyulap Monster Jadi Peri Mungil Cantik

3. Kenalkan konsep visual

Bisa diawali dengan benda-benda konkret yang dilakukan secara visual. Hal ini cepat menangkap aspek kognitif mereka. Karena untuk anak usia SD/MI masih dalam pemahaman konkret

4. Aplikasikan lewat pengalaman

Kemampuan setiap anak berbeda. Untuk memahami matematika perlu ada penerapan dalam kehidupan sehari-hari.

Bisa melalui media gambar maupun elektronik sebagaimana fungsi media untuk membantu peserta didik dari hal yang abstrak ke hal yang konkret. Anda bisa dilihat dari gaya belajar anak, ada visual, audio atau psikomotorik.

5. Eksplorasi kemampuan kognitif

Melalui latihan soal, kuis atau tugas mandiri/ kelompok. Eksplorasi kemampuan matematika bisa dituangkan lewat serangkaian tugas baik secara mandiri maupun struktural. Tugas-tugas ini untuk mengevaluasi hasil pembelajaran mereka.

6. Jangan bosan mengulang

Karena pembelajaran akan berhasil apabila dilakukan secara berulang-ulang. Bisa itu karena biasa. Berikan dukungan dan motivasi kepada anak-anak didik kita agar mereka giat dalam aktivitas belajar dan berkreasi.

7. Berikan penghargaan

Ketika anak didik kita bisa mengerjakan matematika, berilah penghargaan. Tak harus materi, penghargaan bisa berupa acungan jempol, tepuk tangan dan kata-kata luar biasa seperti hebat, oke, pintar, dan sebagainya.

8. Belajar rutin dan kontinu

Belajar akan berhasil jika dilakukan secara rutin karena pengetahuan yang mereka dapat akan melekat dan membekas. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X