Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 23/03/2019, 10:15 WIB

KOMPAS.com -Sebanyak 92.331 siswa dinyatakan lulus Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2019 yang telah diumumkan pada 22 Maret 2019 pukul 13.00 WIB. 

Jumlah tersebut merupakan hasil seleksi dari total pendaftar sebanyak 478.608 siswa, termasuk 26.217 siswa di antaranya merupakan penerima beasiswa Bidikmisi.

Hal ini disampaikan dalam konferensi pers "Pengumuman SNMPTN 2019" di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta.

Berikut data statistik 10 program studi (Prodi) rumpun Sosial Humaniora (Soshum) dengan tingkat keketatan paling tinggi di SNMPTN 2019:

10 prodi Soshum terketat di SNMPTN 2019

1. Prodi Manajemen Universitas Negeri Jakarta: 0,71 persen

2. Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Negeri Jakarta: 1,16 persen

3. Prodi Akuntansi Universitas Negeri Jakarta: 1,17 persen

4. Prodi Manajemen Universitas Padjajaran: 1,30 persen.

Baca juga: 10 Program Studi Saintek dengan Persaingan Paling Ketat di SNMPTN 2019

5. Prodi Pendidikan Guru SD Universitas Sriwajaya: 1,32 persen

6. Prodi Sastra Inggris Universitas Negeri Jakarta: 1,55 persen

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+