Wisuda Budi Luhur: Hadapi Tantangan "Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0"

Kompas.com - 13/04/2019, 12:41 WIB
Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar wisuda pada 10 April 2019 di Jakarta Convention Center untuk lulusan yang telah menyelesaikan studi Ahli Madya (D3), Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 lalu.Dok. UBL Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar wisuda pada 10 April 2019 di Jakarta Convention Center untuk lulusan yang telah menyelesaikan studi Ahli Madya (D3), Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 lalu.

KOMPAS.com -  Universitas Budi Luhur (UBL) menggelar wisuda pada 10 April 2019 di Jakarta Convention Center, dengan peserta wisuda sebanyak 765 orang. 

Peserta wisuda kali ini adalah mereka yang telah menyelesaikan studi Ahli Madya (D3), Sarjana (S1) dan Pasca Sarjana (S2) pada semester ganjil tahun ajaran 2018/2019 lalu.

Menjawab tantangan era " Revolusi Industri 4.0" dan mempersiapkan era " Masyarakat 5.0" menjadi pokok bahasan yang mengemuka dalam wisuda Universitas dan Akademi Sekretaris Budi Luhur kali ini.

"Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0"

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristekdikti Prof. Ismunandar dalam orasi ilmiah wisuda menyampaikan tantangan pendidikan tinggi dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Masyarakat 5.0 adalah mencetak SDM terampil, termasuk entrepreneur, unggul, berdaya saing tinggi, kompetitif, inovatif, dan  bertanggung jawab.

Baca juga: SDM Berdaya Saing di Era Industri 4.0 Jadi Tantangan Dunia Pendidikan

" Pendidikan Tinggi dituntut untuk membangun Literasi Data, Literasi Teknologi, Literasi Manusia dan mampu menghasilkan lulusan yang menjadi pembelajar sepanjang hayat," tegas Prof. Ismunandar.

Hal senada juga ditekankan Illah Sailah, Kepala LLDikti Wilayah 3, "Selain menyediakan sumber daya unggul, peningkatan mutu kualitas pembelajar juga menjadi hal yang perlu diperhatikan untuk menghadapi era Revolusi Industri 4.0."

"Prose pembelajaran bervariasi berbasis teknologi sangat diperlukan untuk meningkatkan kemampuan long life learner (pembelajar sepanjang hayat)," tegas Illah.

Tidak terjebak "adu hebat"

Dalam kesempatan sama, Ketua Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro menyatakan Budi Luhur tidak ingin terjebak dalam "adu hebat-hebatan".

"Budi Luhur ingin hadir secara nyata di tengah masyarakat. Mulai dari membangun lapangan bulutangkis lingkungan RT terdekat, hingga pemberian beasiswa nusantara bagi suku-suku anak dalam dan pengiriman mahasiswa KKN ke pelosok tanah air," tegas Hanggoro.

Hal senada juga ditegaskan Prof. Didik Sulistyanto Rektor Universitas Budi Luhur. “Budi Luhur menjadi satu-satunya Perguruan Tinggi Swasta yang mewajibkan Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa S1 nya," jelas Prof. Didik dalam sambutannya.

Ia melanjutkan, "Pada 2019 UBL telah mengirimkan 1.000 mahasiswa dan dosen ke 96 titik, hingga mencapai Tebo-Jambi, Belitung dan Sambas Kalimantan Barat."

"Budi Luhur yang telah memasuki 40 tahun semakin yakin meraih kualitas dan menjadikan Perguruan Tinggi Unggul di tingkat Nasional maupun Internasional dengan visi menyejahterakan umat," ujarnya.

Prestasi wisudawan 

Nilai pencapaian tertinggi seluruh wisudawan diraih Dicki Bagus Chandra dari prodi Magister Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,94 dan meraih capaian Summa cum Laude.

Capaian Summa cum Laude lain diraih Nabilah Ferozy Islamy dari prodi Akuntansi dengan IPK 3,91. Wisudawan dengan capaian Magna cum Laude (IPK 3,8 sampai dengan 3,9) diraih Nurhayati, Buana Wahyu Hidayat, Anastasia Sofie Widyastuti, ketiganya dari prodi Magister Manajemen, dengan IPK sama, yaitu 3,90.

Sedangkan cum Laude (IPK 3,5 sampai 3,7) diraih Imam Halim Mursyidin dari prodi Magister Ilmu Komputer dengan IPK 3,78, Lili Yunita dari prodi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,75 dan Bintang Afriliani dari Program Manajemen dengan IPK 3,73.

Sebagai kampus berbasis IT, Universitas Budi Luhur juga menghasilkan berbagai temuan IT bermanfaat bagi masyarakat di antaranya: Model Peramalan Jumlah Kasus Demam Berdarah Dengue, Model Kesesuaian E-Learning dengan Gaya Belajar dan Kemampuan Peserta Didik, dan lain-lain.



Terkini Lainnya

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Ketua DPP PDI-P Sebut Percepatan Kongres V Bukan karena Megawati Ingin Mundur

Nasional
Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Penetapan Titik Koordinat Rumah Siswa Bikin Lama Verifikasi Berkas PPDB

Megapolitan
Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Polisi Tahan Nakhoda dan ABK KM Nusa Kenari 02

Regional
Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Penolakan dan Kepercayaan Diri Tim Hukum 01 Jawab Tuduhan Kecurangan 02 di MK...

Nasional
Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Sampah di TPA Cipayung Capai 1.000 Ton Per Hari, Pemkot Depok Ingin Percepat Pemindahan ke Lulut Nambo

Megapolitan
Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Mantan Direktur Umum PD Parkir Makassar Raya Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Parkir

Regional
[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

[POPULER INTERNASIONAL] Bocah 5 Tahun Tewas Tertimpa Jendela | Mantan Presiden Mesir Meninggal

Internasional
MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

MK Gelar Sidang Kedua Sengketa Hasil Pilpres pada Hari Ini

Nasional
Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Jemaah Ahmadiya Lombok Timur Sudah Tak Bisa Kembali ke Kampung Halaman

Regional
Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Warga di Probolinggo Tolak Pembangunan Gedung Kremasi

Regional
[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

[POPULER MEGAPOLITAN]: Mantan Kapolda Mengaku Tak Tahu Apa Salahnya I Kivlan Akui Terima 4.000 Dollar Singapura untuk Aksi Supersemar I Penumpang Expander Korban Kecelakaan Cipali Satu Keluarga

Megapolitan
Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Kejati Jatim Usut Dugaan Penyalahgunaan Aset Negara Triliunan Rupiah di Surabaya

Regional
Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Progres Pembangunan LRT Jabodebek Capai 62,6 Persen

Megapolitan
Perwakilan Majalah Tempo dan Eks Komandan Tim Mawar Akan Hadiri Mediasi di Dewan Pers

Perwakilan Majalah Tempo dan Eks Komandan Tim Mawar Akan Hadiri Mediasi di Dewan Pers

Nasional
Polisi Selamatkan 21 Pekerja Migran NTT yang Hendak Dikirim ke Malaysia

Polisi Selamatkan 21 Pekerja Migran NTT yang Hendak Dikirim ke Malaysia

Regional

Close Ads X