Kompas.com - 18/04/2019, 11:58 WIB
menristekdikti pada Konferensi Pers Pengumuman Hasil PMDK-PN 2019 di Politeknik Negeri Semarang (16/4/2019). Dok. Kemenristekdiktimenristekdikti pada Konferensi Pers Pengumuman Hasil PMDK-PN 2019 di Politeknik Negeri Semarang (16/4/2019).

KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir mengumumkan 16.666 siswa lulus seleksi Penelusuran Minat dan Kemampuan Politeknik Negeri (PMDK-PN) dan diterima di 42 politeknik negeri di seluruh Indonesia.

Siswa yang lulus tersebut berasal dari 206.852 siswa yang mendaftar dari 8.421 sekolah asal. Hal tersebut disampaikan Menteri Nasir pada Konferensi Pers Pengumuman Hasil PMDK-PN 2019 di Politeknik Negeri Semarang (16/4/2019).

“Angka pendaftar PMDK-PN naik sebesar 13% dari tahun lalu, yakni dari 183.827 siswa menjadi 206.852 siswa. Hal ini menunjukkan bahwa siswa yang berminat untuk studi lanjut di politeknik naik secara signifikan," ujar Menristekdikti.

Bahkan di beberapa politeknik, ada kenaikan pendaftar mencapai hampir 30 persen, tambah Menristekdikti seperti dilansir dari rilis resmi Kemenristekdikti.

Siap gabung seleksi masuk

Pada kesempatan sama, Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ismunandar mengatakan Kemenristekdikti siap menggabungkan seleksi masuk perguruan tinggi negeri baik Universitas, Institut dan Politeknik menjadi satu kesatuan.

Baca juga: Tidak Lolos PMDK? Ini Jalur Alternatif Masuk Politeknik Negeri

"Terkait politeknik kementerian juga sudah meluncurkan Multi Entry Multi Exit (MEME) dalam rangka mendukung politeknik menjadi lebih fleksibel, kebijakan baru ini adalah untuk mendorong dan menunjukan bahwa pengalaman industri sangatlah penting,” ucap Ismunandar.

Menristekdikti menyampaikan nantinya Kemenristekdikti akan mengintegrasikan seleksi masuk politeknik dengan jalur SNMPTN maupun SBMPTN, untuk menjaring mahasiswa yang berkualitas sesuai dari kompetensinya masing-masing.

Kenaikan animo politeknik

Menteri Nasir menjelaskan kenaikan animo siswa mendaftar di politeknik menunjukkan baik siswa dan orang tua siswa sudah teredukasi dengan baik tentang politeknik.

Politeknik bukan lagi menjadi pilihan kedua, namun menjadi perguruan tinggi pilihan untuk menjadi lulusan terampil dan berkompetensi.

"Diharapkan kita bisa meningkatkan fasilitas yang ada di politeknik. Pemerintah ingin mendorong penyiapan tenaga kerja profesional, apa yang sudah dilakukan di tahun 2018 dan 2017 ternyata mengalami kemajuan yang luar biasa di politeknik yaitu dengan cara mendapatkan sertifikat kompetensi,” tutur Nasir.

Politeknik juga menjaring calon mahasiswa dari kalangan dengan ekonomi terbatas. Kemenristekdikti telah menyiapkan beasiswa Bidikmisi bagi 10.000 calon mahasiswa politeknik yang lolos seleksi melalui jalur PMDK-PN dan UMPN (Ujian Masuk Politeknik Negeri).

Jalur alternatif UMPN

Ketua Forum Direktur, Rachmad Imbang Tritjahjono menyampaikan, akses pengumuman hasil PMDK PN 2019 dapat dilihat melalui laman resmi: http://pmdk.politeknik.or.id

"Peserta dapat melihat hasil pengumuman dengan cara memasukan nomor pendaftaran. Akan ada informasi bahwa yang bersangkutan diterima, menjadi cadangan, atau belum lolos," jelas Imbang.

Ketua Forum Direktur menyampaikan, peserta yang dinyatakan tidak lolos PMDK-PN dapat masuk ke Politeknik Negeri melalui jalur Ujian Masuk Politeknik Negeri (UMPN) yang akan dibuka pada tanggal 20 Mei secara serentak di semua politeknik negeri, di luar jalur mandiri yang ditawarkan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X