IPB Kejar Unicorn lewat Juara Kompetisi Bisnis Nasional

Kompas.com - 19/04/2019, 19:40 WIB
Mahasiswa Sekolah Bisnis IPB meraih juara pertama dalam lomba EVEREST National Paper Competition 2019 Departemen Ekonomi Pembangunan,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara pada 11-15 April 2018. Dok. IPBMahasiswa Sekolah Bisnis IPB meraih juara pertama dalam lomba EVEREST National Paper Competition 2019 Departemen Ekonomi Pembangunan, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara pada 11-15 April 2018.

KOMPAS.com - Muhammad Azman, Nastasya Larasati dari Sekolah Bisnis, Institut Pertanian Bogor (SB IPB) angkatan 54 berhasil meraih juara pertama dalam lomba "EVEREST National Paper Competition 2019" yang diadakan oleh Departemen Ekonomi Pembangunan,  Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Sumatera Utara pada 11-15 April 2018.

Muhammad Azman menyampaikan peserta lolos final terdiri dari 15 tim dan IPB berhasil meraih  peringkat pertama. Juara II diraih tim Institut Teknologi Bandung (ITB) dan juara ketiga berhasil diraih tim Universitas Sumatera Utara (USU).

Cara kerja " Unicorn"

Dilansir dari laman ITB,  Azman dan tim membawakan paper terkait bisnis yang saat ini sedang dijalankan dengan cara kerja seperti "Unicorn" berupa start up bernama belanjabareng.id.

Baca juga: Sepatu Etnik-Elektrik Antar SMA 4 Denpasar Juara Bisnis Asia Pasifik

 

Belanjabareng.id merupakan platform business to business, artinya  produk atau jasa dijual dari satu perusahaan ke perusahaan lain. Belanjabareng.id menjadi penghubung supplier dengan Usaha Mikro Kecil dan  Menengah (UMKM) dengan sistem crowdfunding (grup buying) untuk membantu UMKM menuju pasar ekonomi global dan mendukung program Sustainable Development Goals (SDGs).

“Saya memilih tema ini karena sejalan dengan fokus saya yaitu Sekolah Bisnis dan ingin menguji sejauh mana ide yang saya dan teman-teman tawarkan diterima khalayak. Harapannya apa yang kami bawakan sejalan dengan visi IPB yaitu mencetak sociotechnopreneur,” kata Azman.

Andalkan kolaborasi

Azman menyampaikan,  belanjabareng.id  itu seperti platform marketplace.

“Bedanya belanjabareng.id mengunggulkan sistem grupbuying atau kolaborasi. Setiap UMKM bisa mendapatkan harga terendah untuk kebutuhan bisnisnya dengan membeli bersama-sama sampai mencapai minimum order quantity yang ditetapkan supplier," jelasnya.

Selain itu nanti setiap supplier dapat masuk atas entitas resmi Indonesia seperti  PT (Perseroan Terbatas) atau CV (Comanditaire Venootschap) atau Usaha Dagang (UD) atau sejenisnya atau hanya yang memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).

Rencananya belanjabareng.id akan dibuka untuk umum dengan tetap mempertahankan segmentasi untuk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Saya berharap belanjabareng.id ini menjadi karya yang bisa membawa nama baik Sekolah Bisnis IPB di ajang kompetisi nasional maupun internasional, dan khususnya bisa melahirkan ‘ unicorn’ dari IPB,” tutupnya.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X