Kompas.com - 20/04/2019, 12:30 WIB
Mahasiswa ITB Terry Djony Syukur dan Muhammad Fathiyakan mengembangkan startup Chatbiz.id yang meraih pendanaan Pre Seed di ajang TechIn Asia Startup. Dok. ITBMahasiswa ITB Terry Djony Syukur dan Muhammad Fathiyakan mengembangkan startup Chatbiz.id yang meraih pendanaan Pre Seed di ajang TechIn Asia Startup.

KOMPAS.com - Penggunaan "chatbot" (admin otomatis) dalam dunia bisnis sudah cukup marak baik di dalam maupun di luar negeri. Meski demikian, tidak dapat dipungkiri biaya pembuatan dibutuhkan tidaklah murah dan aktivasi sistem tidak mudah.

Melihat peluang ini, dua mahasiswa ITB Terry Djony Syukur (Teknik Fisika, 2016) dan Muhammad Fathiyakan Ramadhan (Kewirausahaan, 2017) berinisiasi mengembangkan Chatbiz.id, aplikasi aktivasi "chat robot" sebagai solusi UMKM di Indonesia melalui aplikasi Line.

Dengan visi "Menjadi platform chatbot terbesar di UKM Indonesia", mereka berharap dapat menyediakan platform yang memudahkan UKM membuat "chatbot" customer service (admin otomatis) dalam lima menit saja.

Otomatisasi UKM

Hadirnya chatbot ini dapat membantu sekaligus menyediakan fasilitas chatbot dengan admin otomatis yang memudahkan UMKM dalam mempromosikan katalog produknya sekaligus membalas pesan (chat) dari pelanggan.

Baca juga: Startup Indonesia Peringkat Satu ASEAN

Hanya dengan memasukkan beberapa data berupa gambar, deskripsi barang, juga harga, UMKM sudah dapat menyaksikan produknya dengan sistem chatbot.

Keuntungan lain, UMKM dapat meminimalkan biaya operasional admin pegawai hingga 80 persen. Dibanding menambah pegawai admin yang memakan biaya 2-4 juta/bulannya, "chatbot"  jauh lebih terjangkau dan bisa melayani semua orang secara instan.

Hingga saat ini, Chatbiz tengah menangani 3 UMKM bergerak di bidang konveksi dan voucher games.

Gaet "Pre-Seed"

Startup yang berdiri pertengahan 2018 ini, meskipun tergolong muda telah meraih 3 prestasi dan capaian membanggakan; (1) bergabung dengan program TOP dan PTC LPiK ITB, (2) menjadi salah satu tenant inkubasi di Greaterhub, hingga (3) menjadi salah satu tenant yang memamerkan produknya di TechIn Asia Startup Factory 2018 pada Oktober lalu. 
 
Menurut Fathiyakan, co-founder, Chatbiz menjadi tenant dengan usia startup dan anggota group termuda dalam gelaran startup bergengsi tersebut. 
 
Dari TechIn Asia juga, mereka berhasil menarik perhatian seorang "angel investor". Chatbiz mendapatkan investasi "Pre-Seed" atau dalam istilah start up, investasi pre-seed ini dapat bernilai hingga sembilan digit atau ratusan juta rupiah. Dari "angel investor" ini, mereka berhasil membuka kantor perdana di Cidadap, Lembang, Kota Bandung. 
 
"Semoga Chatbiz bisa membantu UKM-UKM dan perusahaan yang saat ini sedang mengarah ke industri 4.0," ucap Terry Djony Syukur, CEO Chatbiz.id.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.