Vokasi dan Spesialisasi Kunci Keberhasilan Pendidikan Selandia Baru

Kompas.com - 20/04/2019, 22:36 WIB
Sebagai kota, Auckland, Selandia Baru, menampilkan pelabuhan sebagai salah satu wajah kota, Sabtu (7/5/2016) lalu. Tak hanya untuk kepentingan komersil, pelabuhan juga digunakan sebagai ruang publik terbuka. KOMPAS/MADINA NUSRATSebagai kota, Auckland, Selandia Baru, menampilkan pelabuhan sebagai salah satu wajah kota, Sabtu (7/5/2016) lalu. Tak hanya untuk kepentingan komersil, pelabuhan juga digunakan sebagai ruang publik terbuka.

KOMPAS.com -  Selandia Baru menempati peringkat pertama sebagai dunia dengan pendidikan terbaik menurut Economist Intelligent Unit dalam Worldwide Education for the Future Index.

Selandia Baru meraih prestasi tersebut karena unggul dalam 15 indikator di antaranya: Kerangka Kurikulum untuk Keterampilan Masa Depan, Efektifitas Sistem Implementasi Kebijakan, Pendidikan Guru, Kolaborasi Universitas dan Industri serta Keragaman Budaya dan Toleransi.

Berdasarkan laporan tersebut, terdapapat 3 faktor kunci keberhasilan Selandia Baru menjadi barometer pendidikan dunia.

1. Kreatifitas dan Inovasi 

Kreatifitas dan inovasi menjadi jantung pendidikan di Selandia Baru. Tantangan terbesar dunia pendidikan saat ini adalah bagaimana melakukan transformasi sistem pendidikan agar mampu menjawab tantangan abad 21.

Kebutuhan dunia industri saat ini adalah lulusan berpikir kreatif, out of box, inovatif dan menguasai teknologi.

Baca juga: Tidak hanya pendidikan, Finlandia Hebat Dalam 3 Hal Ini

Tidak hanya memiliki literasi IT tetapi juga menguasai kompetensi khusus di bidangnya. Sistem kurikulum mampu menjawab tantangan masa depan inilah yang menjadi salah satu faktor membuat Selandia Baru meraih predikat pendidikan terbaik di dunia. 

2. Fokus pada pendidikan manusia 

Pendidikan di Selandia Baru bukan hanya telah mengantisipasi era industri 4.0 tapi lebih jauh dari itu. Pendidikan di Selandia Baru selalu mengikuti trend pendidikan dan trend kebutuhan dunia kerja. Karena itulah pendidikan di sana juga menyiapkan kebutuhan masa depan mulai dari kecerdasan buatan, robotik, big data dan lainnya.

Pendidikan di Selandia baru juga tidak hanya menitikberatkan kepada keilmuan namun juga fokus pada pendidikan manusianya. 

Kecerdasan buatan atau robotik semua akan kembali pada manusia yang akan menciptakan, mengelola atau mengaturnya. Untuk itu sistem dan atmosfer pendidikan di Selandia Baru  berupaya melahirkan manusia pembelajar yang kreatif dan juga kritis.

3. Vokasi dan spesialisasi

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Skor PISA 2018, Ari Widowati: 'Alarm Keras' untuk Segera Lakukan Perubahan

Skor PISA 2018, Ari Widowati: "Alarm Keras" untuk Segera Lakukan Perubahan

Edukasi
10 Tanggapan 'Mas Menteri' Soal 'Rapor Merah' Skor PISA Indonesia

10 Tanggapan "Mas Menteri" Soal "Rapor Merah" Skor PISA Indonesia

Edukasi
Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Skor PISA Melorot, Disparitas dan Mutu Guru Penyebab Utama

Edukasi
Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Soal Skor PISA 2018, Mendikbud Nadiem: Tidak Perlu Dikemas agar Jadi Berita Positif

Edukasi
Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Skor PISA 2018: Peringkat Lengkap Sains Siswa di 78 Negara, Ini Posisi Indonesia

Edukasi
Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Skor PISA 2018: Daftar Peringkat Kemampuan Matematika, Berapa Rapor Indonesia?

Edukasi
Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Daftar Lengkap Skor PISA 2018: Kemampuan Baca, Berapa Skor Indonesia?

Edukasi
Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Data Scientist Indonesia Masih Langka, Ini Kemampuan yang Wajib Dimiliki

Edukasi
Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Universitas dan Industri Perlu Berkolaborasi Aktif Siapkan SDM

Edukasi
ITB Juara 'Huawei ‘ICT Competition 2019-2020' Tingkat Nasional

ITB Juara "Huawei ‘ICT Competition 2019-2020" Tingkat Nasional

Edukasi
Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Mengawal Mutu Pendidikan Tanpa Mengorbankan Kemerdekaan Belajar

Edukasi
Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Eksistensi Platform Indonesiana, Saat Ini dan Masa Mendatang

Edukasi
Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Suka K-Pop? Jurusan Sastra Korea Mungkin Cocok buat Kamu, Ini Penjelasannya

Edukasi
Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Hari Disabilitas, Atma Jaya: Mendorong Indonesia Ramah Disabilitas

Edukasi
Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Soal Wacana Tiga Hari Sekolah, Bukik Setiawan: Hari Sekolah Bukan Esensi

Edukasi
Close Ads X