Seimbangkan Kesehatan Emosional Anak melalui "Bach Flower Remedy"

Kompas.com - 01/05/2019, 21:47 WIB

KOMPAS.com - Alva Paramitha, psikolog pendidikan dan juga praktisi penyembuhan meluncurkan buku pertamanya "The Healing Flower: Catatan Perjalanan Menyembuhkan dengan Bach Flower Remedy" di Cikini, Jakarta (27/4/2019).

Selain penulis, acara peluncuran dan bedah buku juga menghadirkan Rangga Djoned (aktor, produser dan pengamat seni) sebagai pembahas buku yang ditulis Alva.

Selain publikasi, Alva yang juga merupakan pemerhati astrologi juga mengenalkan bagaimana Bach Flower Remedy yang ditemukan  Dr. Edward Bach, dokter ortodoks Inggris menyembuhkan emosi manusia. Ia menciptakan penyembuhan emosi melalui 38 jenis macam energi bunga yang tersimpan dalam air.

Bukan ritual irasional

"Di buku ini, saya menjelaskan tentang awal perjalanan bagaimana saya berkenalan dengan Bach Flower yang ditemukan oleh Dr. Edward Bach. Dalam buku tersebut saya menjelaskan bagaimana energi bunga dapat menyembuhkan," ujar Alva yang juga merupakan psikolog sekolah dan juga praktisi bidang kesehatan mental.

Baca juga: Ariana Grande Ungkap Pentingnya Menjaga Kesehatan Mental

Teknik ini, jelasnya, bukan sebuah bentuk ritual irasional melainkan memiliki dasar ilmiah yang kuat. Teknik penyembuhan emosional melalui Bach Flower sendiri telah banyak digunakan di negara Eropa maupun Amerika.

"Saya jelaskan bahwa bunga memiliki energi yang tinggi dan dapat memperbaiki emosi manusia. Dalam buku tersebut saya jelaskan misalnya, ketika manusia dalam keadaan normal energi nya berkisar dari 60-80 Mhz sedangkan beberapa bunga menurut penelitian ilmiah ada yang bisa memiliki energi hingga mencapai 360 Mhz," jelasnya.

Terapi masalah emosional 

Ruang lingkup pekerjaannya sebagai psikolog pendidikan yang mendampingi anak dan remaja di sebuah sekolah SPK (Satuan Pendidikan Kerja Sama) melihat pendekatan Bach Flower dapat digunakan sebagai terapi pendukung untuk masalah emosional siswa.

"Kalau untuk anak-anak mungkin lebih spesifik, saya banyak membantu anak-anak yang berkebutuhan khusus di mana masalah emosi dan sosial adalah hal yang paling menjadi isu utama," ujar Alva.

Ia menambahkan, "Jadi Bach Flower Therapy ini dapat dikatakan sebagai alternatif terapi pendukung yang baik di samping terapi skill, misalnya terapi wicara, terapi okupasi dan lainnya karena ia bekerja di area menstabilkan emosi."

Sedangkan remaja saat ini juga banyak menghadapi masalah yang akar masalahnya ternyata emosi, misalnya tidak semangat belajar, hingga ke masalah keluarga atau pertemanan yang ujung masalahnya adalah emosi hingga depresi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.