Capai 926 Km/Liter, Tim ITB Raih Prestasi "Shel Eco-Marathon Asia"

Kompas.com - 12/05/2019, 21:16 WIB
Rakata Team ITB raih peringkat ke-3 kategori Internal Combustion Engine Prototype ajang Shell Eco-Marathon Asia 2019 di Sepang International Circuit, Selangor, Malaysia 28 April - 2 Mei 2019. Dok. Rakata Team ITBRakata Team ITB raih peringkat ke-3 kategori Internal Combustion Engine Prototype ajang Shell Eco-Marathon Asia 2019 di Sepang International Circuit, Selangor, Malaysia 28 April - 2 Mei 2019.

KOMPAS.com - Rakata Team dari Institut Teknologi Bandung ( ITB) berhasil meraih peringkat ke-3 kategori "Internal Combustion Engine Prototype" di ajang " Shell Eco-Marathon Asia 2019" di Sepang International Circuit, Selangor, Malaysia 28 April - 2 Mei 2019.

Prestasi ini semakin menguatkan peran Rakata Team dan kemampuan mahasiswa Indonesia dalam isu energi dan transportasi secara global.

"Shell Eco-Marathon Asia 2019" sendiri merupakan kompetisi tahunan Shell Global di mana setiap tim partisipan diberikan waktu satu tahun mengirimkan dokumen teknis meliputi desain kendaraan dan inovasi yang ditawarkan.

26 tim dari 13 negara

“Dalam kompetisi ini, terdapat dua tipe kendaraan yang bisa dibuat yaitu prototype dan urban concept dengan masing-masing tipe tersebut terbagi dalam tiga kategori yaitu Internal Combustion Engine (gasoline, diesel, dan ethanol), battery electric dan hydrogen,” ujarnya Fikri Imam, perwakilan Rakata Team dilansir dari laman resmi ITB.

Baca juga: Groundbreaking, Politeknik Astra Target Serap 2.000 Mahasiswa

Fikri menambahkan, kompetisi tersebut diikuti oleh 26 tim dari 13 negara di Asia. Pada kesempatan kali ini, Rakata Team berpartisipasi dalam tipe kendaraan prototype dengan kategori internal combustion engine yang menggunakan bahan bakar ethanol.

“Pada hari pertama lomba sebelum kendaraan diizinkan untuk berada di lintasan, terdapat technical inspection yang harus diikuti setiap tim. Setiap tim wajib menjelaskan tiap aspek kendaraannya mulai dari desain, safety, hingga demo kemampuan driver. Hal tersebut tentu saja supaya perlombaan berlangsung aman,” jelas Mahasiswa Teknik Mesin 2015.

Capai 926 km/liter

Setelah tahap tersebut, tiap kendaraan diberikan waktu selama 25 menit menyelesaikan empat putaran lap dengan panjang total lintasan 10 km. Lalu volume bahan bakar sebelum dan sesudah dipakai akan diukur untuk mengetahui konsumsi bahan bakarnya.

Tiap tim diberikan lima kesempatan dan akan diambil hasil terbaik. “Rakata Team berhasil mencatat jumlah konsumsi bahan bakar terbaik yaitu 926 kilometer perliter,” tutur Fikri.

Kesuksesan ini merupakan kerjasama dari 19 anggota Rakata Team dengan bimbingan Hisar Manongam Pasaribu. Motivasi lain adalah ingin membawa ITB dan Indonesia di kancah internasional.

Kemenangan ini juga diperoleh atas riset-riset anggota Rakata Team sebelumnya. ”Tentu saja kami sama-sama ingin bersanding dengan universtas dunia dalam hal riset dan teknologi,” ujarnya.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X