Kompas.com - 16/05/2019, 23:56 WIB

Awalnya hampir tak ada orang yang menggubris lapaknya di TPS tersebut. Kebanyakan orang-orang asyik bermain hp sambil menunggu waktu mencoblos. “Saya sampai tawarkan ke tempat duduk mereka. Saya katakan tidak dipungut biaya, tapi tetap tak ada yang menggubris,” kenangnya.

Orang-orang baru perhatikan lapak membaca tersebut, saat tiba-tiba pejabat provinsi dan kabupaten datang berkunjung ke TPS tersebut, diantaranya Kasi Perpustakaan Kabupaten Idmansyah, dan Pejabat Dinas Kebudayaan Daerah Pak Yuyun.

Ternyata para pejabat tersebut tidak langsung menuju ke TPS, tapi ke lapak baca yang didirikan ibu Kurnia. Melihat hal tersebut, orang-orang baru ikut-ikut mengapresiasi kegiatan bu Kurnia.

Awal bukan pembaca

Menurutnya, karena kegiatan buka lapak baca di tempat pemungutan suara tersebut, akhirnya ia cukup dikenal dan diminta untuk menjadi narasumber literasi di beberapa tempat.

“Melihat saya gigih membuka lapak pakai buku-buku pribadi di tempat umum, Kasi Perpustakan mengundang saya jadi narasumber kegiatan literasi di perpustakaan daerah dan juga mengisi kegiatan di Taman PINTAR. Saya juga akan mendapat hadiah tambahan buku dari Rumah Budaya Kutai,” ujarnya.

Menurut Ibu Kurnia Kurnia, awalnya ia bukanlah pembaca buku rutin. Ia baru tergerak rutin membaca, setelah ia membaca banyak artikel tentang pentingnya gerakan literasi dan ikut pelatihan budaya baca Tanoto Foundation.

“Walaupun saya suka menulis diary. Bahkan diary saya sampai 30 buku. Saya awalnya bukan pembaca yang baik,” ujarnya.

Kini ia selalu luangkan diri setiap hari untuk membaca buku. Bahkan bersama suaminya, ia sepakat untuk membuat program khusus membaca bagi keluarga tersebut.

Setiap pagi, anaknya yang SD setelah shoat subuh diwajibkan membaca selama 10 menit. Sedangkan tiap malam, ia dan suaminya bergantian membacakan pada anak-anaknya buku cerita.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.