Beasiswa "Insinyur" di Jepang untuk Lulusan SMA 2019

Kompas.com - 18/05/2019, 11:47 WIB
Ilustrasi foto profesi insinyurThinkstock Ilustrasi foto profesi insinyur

KOMPAS.com - Ada kabar gembira bagi siswa SMA bidang peminatan IPA lulusan tahun 2019 ini. Bagi mereka yang tertarik melanjutkan studi pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Monbukagakusho/MEXT) menawarkan beasiswa ke College of Technology (Koto Senmon Gakko) atau Kosen.

Kosen adalah sekolah berfokus pada studi teknik yang sebagian besar terdiri dari eksperimen dan latihan-latihan praktik. Lulusannya diharapkan dapat menjadi ahli teknik atau insinyur.

College of Technology memiliki program belajar dirancang 5 tahun bagi lulusan SMP di Jepang. Namun khusus bagi penerima beasiswa Monbukagakusho, akan masuk ke College of Technology sebagai siswa tahun ketiga.

Setelah lulus dari college, siswa dapat melanjutkan ke jenjang Undergraduate ( S-1) sebagai mahasiswa tahun ketiga. Periode penerimaan beasiswa juga dapat diperpanjang tergantung dari prestasi selama di college dan hasil seleksi.

Baca juga: Full Beasiswa S1 di 6 Universitas BUMN Dibuka, Yuk Cari Info di Sini!

Sebelum berkuliah di sini, penerima beasiswa akan belajar bahasa Jepang di sekolah persiapan selama 1 tahun di Tokyo, Jepang. Total masa belajar yaitu 4 tahun (bagi yang memilih bidang studi maritime engineering, total masa belajar yaitu 4,5 tahun).

Pilihan prodi

Pelamar dapat memilih maksimal 3 bidang studi yang sesuai dengan kategorinya baik Kimia maupun Fisika. Untuk pemilihan kategori, peserta hanya bisa memilih satu jenis kategori saja.

1. Fisika: (a) Mechanical Engineering, (b) Electrical and Electronic Engineering, (c) Information, Communication and Network Engineering, (d) Architecture, (e) Civil Engineering, (f) Maritime Engineering; (g) Other Fields.

2. Kimia: (a) Materials Engineering, (b) Other Fields.

Cakupan beasiswa

1. Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya (termasuk biaya sekolah persiapan).

2. Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥117.000/bulan atau sekitar 15 juta Rupiah/bulan

3. Tiket pesawat pergi pulang Indonesia - Jepang

4. Bebas biaya pengurusan visa pelajar


Halaman Berikutnya
Halaman:

Terkini Lainnya


Close Ads X