Kompas.com - 18/05/2019, 22:58 WIB
Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) membacakan pernyataan sikap yang disampaikan di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Sabtu (18/5/2019). Dok. ITBMajelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) membacakan pernyataan sikap yang disampaikan di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Sabtu (18/5/2019).

KOMPAS.com - Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) membacakan pernyataan sikap yang disampaikan di Gedung Rektorat Institut Teknologi Bandung (ITB), Bandung, Sabtu (18/5/2019).

Pembacaan pernyataan sikap dipimpin Ketua MRPTNI yang juga sekaligus Rektor ITB  Prof. Kadarsah Suryadi. Jajaran rektor dan wakil perguruan tinggi memberikan pernyataan pentingnya menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. 

“Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, serta memberkahi Bangsa Indonesia dengan semangat kerukunan dan persaudaraan sebagai modal dasar untuk meraih masa depan Bangsa yang adil, makmur, damai dan sejahtera,” harap Prof. Kadarsah.

Acara pernyataan sikap ditutup dengan menyanyikan lagu "Bagimu Negeri".

Baca juga: Forum Rektor Minta Capres dan Parpol Pegang Komitmen Siap Menang Siap Kalah

Dilansir dari laman resmi ITB, berikut 7 poin pernyataan sikap disampaikan MRPTNI tentang pentingnya menjaga dan memelihara persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia:

1. Seluruh tujuan luhur negara Indonesia tersebut hanya bisa diwujudkan dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kuat dan utuh;

2. Kebangkitan Bangsa Indonesia untuk mewujudkan masa depan yang makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat dicapai melalui terpeliharanya persatuan dan kesatuan bangsa yang dilandasi semangat persaudaraan diantara seluruh elemen Bangsa;

3. Segala bentuk perbedaan pendapat maupun sikap politik tetap dalam koridor Negara Hukum berdasarkan Pancasila dan Konstitusi Negara Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

4. Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar. Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan;

5. Masa depan Bangsa Indonesia yang lebih makmur, berkemajuan, berkeadilan, berdaulat dan bermartabat hanya dapat diwujudkan melalui penguasaan dan pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya;

6. Penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, seni dan budaya sebagai prasyarat bagi terwujudnya masa depan Bangsa Indonesia yang lebih baik tersebut hanya dapat diakselerasi dalam suasana kebangsaan yang penuh kerukunan dan kedamaian;

7. Oleh karena itu, kami Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia menghimbau seluruh elemen Bangsa Indonesia untuk senantiasa mengedepankan semangat persatuan dan kesatuan Bangsa; menghormati perjuangan serta pengorbanan jiwa raga para pahlawan bangsa dan menjunjung tinggi amanat para pahlawan bangsa yang telah mewujudkan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.