Pesantren Didorong Juga Banyak Bicara Soal Ilmu Duniawi

Kompas.com - 25/05/2019, 13:55 WIB
Menristekdikti Mohamad Nasir usai menyerahkan Surat Keputusan Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Kiayi Haji Aqil Siraz (KHAS) Kempek, di Cirebon, Jawa Barat (22/5/2019). Dok. KemenristekdiktiMenristekdikti Mohamad Nasir usai menyerahkan Surat Keputusan Sekolah Tinggi Kesehatan (Stikes) Kiayi Haji Aqil Siraz (KHAS) Kempek, di Cirebon, Jawa Barat (22/5/2019).

Kembangkan hayati Indonesia

“Obat yang ada di apotek itu, 92 persen bahan-bahannya bukan dari Indonesia, bahan impor, kalau pun diproduksi di Indonesia tapi yang punya resep komposisi obatnya (maupun patennya) adalah orang dari luar negeri," ujar Menteri Nasir.

STIKES KHAS Kempek diharapkan mampu memformulasikan paten 'herbamedicine' maupun 'herbalife' karena Indonesia kaya akan biodiversity (keanekaragaman hayati).

"Insya Allah para santriwan dan santriwati akan bisa menghasilkan terobosan inovasi sehingga obat-obatan berbahan baku lokal bisa dihasilkan dari santri Kempek ini, agar kedepannya bangsa Indonesia menjadi mandiri dan tidak lagi bergantung dengan obat-obatan impor," harap Menristekdikti.

Menristekdikti mengatakan stikes prodi Farmasi dan Gizi sangatlah penting, dengan adanya kedua program studi ini diharapkan mampu meningkatkan kesehatan generasi milenialterutama para santri dan masyarakat Cirebon.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.