3 Perusahaan Siswa SMA dan SMK Ini Ciptakan Produk "Anti-Mainstream"

Kompas.com - 29/05/2019, 19:31 WIB
Peluncuran Student Company PT AIG Insurance Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) di Aula SMKN 38 Jakarta, Selasa (28/5/2019).Dok. PJI Peluncuran Student Company PT AIG Insurance Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) di Aula SMKN 38 Jakarta, Selasa (28/5/2019).

KOMPAS.com - Pelajar dari tiga SMA dan SMK di Jakarta memperkenalkan bisnis mikro ramah lingkungan dalam kegiatan "Peluncuran Student Company" PT AIG Insurance Indonesia dan Prestasi Junior Indonesia (PJI) di Aula SMKN 38 Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Kegiatan ini merupakan bagian program JA Student Company yang digagas untuk mendorong potensi bisnis dan mempersiapkan generasi muda Indonesia meraih kesuksesan masa depan melalui kewirausahaan.

Ketiga sekolah tersebut yaitu; SMAN 35 Jakarta, SMKN 27 Jakarta, dan SMKN 38 Jakarta.

“Tahun ini merupakan tahun ke-2, AIG Indonesia bermitra dengan PJI dalam program JA Student Company. Kami sangat bangga melihat perkembangan kemampuan kewirausahaan, inovasi dan ide bisnis para siswa-siswi tingkat SMA dan SMK ini," ujar Direktur AIG Indonesia, Gevi Achdiat. 

Satu hal sangat menonjol adalah kepedulian siswa terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar. Hal ini diharapkan menjai bekal utama dalam menghadapi masa depan serta membangun bisnis yang berkelanjutan.

3 perusahaan siswa

Berangkat dari kepedulian untuk memiliki lingkungan yang lebih sehat sekaligus jeli melihat peluang dan tren yang berkembang di masyarakat, ketiga sekolah membentuk perusahaan siswa yang menjual produk ramah lingkungan, yaitu:

Baca juga: Inovasi Siswa SMA di Ajang Lomba Jembatan Kayu Untar

1. SMAN 35 Jakarta mendirikan "SPACE Student Company" dengan produk "Plastage", bio-plastik kemasan makanan terbuat dari rumput laut. Produk ini menjadi solusi kemasan makanan sehat bagi tubuh manusia dan mudah terurai di lingkungan.

2. SMKN 27 Jakarta mendirikan "ALTA Student Company" dengan produk "Eco Leather Fashion Products", tas, alas kaki dan aksesori memanfaatkan daur ulang kulit singkong. Inovasi ini digagas sebagai upaya mengurangi penggunaan kulit sintetis dalam produk mode.

3. SMKN 38 Jakarta mendirikan "SMINKA Student Company" dengan produk "Libbro", lip tint terbuat dari buah bit. Kosmetik ini berfungsi sebagai pelembab dan vitamin bibir bebas bahan kimia dan berwarna natural sehingga aman dan cocok digunakan oleh pelajar.

Shakila Saka, pelajar SMKN 38 Jakarta mengekspresikan rasa antusias bisa bergabung dalam program Student Company, “Saya mendapatkan banyak wawasan baru seputar bisnis yang sangat bermanfaat bagi saya dan teman-teman untuk mengembangkan perusahaan kami."

Ia menambahkan, "Dengan gagasan produk ini, kami ingin membuat calon konsumen lebih sadar dan peduli terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Ini menjadi kesempatan berharga dan motivasi bagi kami untuk meraih masa depan yang lebih baik.” .

Dorong inisiatif wirausaha

Melalui program edukasi kewirausahaan ini para pelajar dibina menjadi wirausaha sungguhan dengan mendirikan dan mengoperasikan sebuah perusahaan mikro (student company) di sekolah.

Hal ini termasuk menciptakan ide produk, merencanakan strategi bisnis, peluncuran perusahaan, melakukan penjualan produk, hingga penawaran saham ke publik dengan metode sederhana.

Selama delapan bulan periode program, para pelajar juga akan memperoleh bimbingan bisnis secara intensif dari mentor PJI dan profesional bisnis AIG Indonesia.

“Kami kembali mempromosikan inisiatif kewirausahaan guna mengedukasi generasi muda Indonesia mengenai kewirausahaan yang dapat menjadi pilihan pekerjaan dan sumber pendapatan berkelanjutan di masa depan," ujar Co-Founder and Academic Advisor Prestasi Junior Indonesia, Robert Gardiner.

Ia menyampaikan, lewat kerjasama ini profesional bisnis AIG Indonesia telah memberikan rekomendasi positif terhadap strategi bisnis yang dibentuk 72 pelajar tersebut. Lebih dari itu, keterlibatan aktif relawan juga menginspirasi para siswa untuk berani dan percaya diri serta bermental kompetitif.

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X