SBMPTN 2019 Dibuka, Peserta Diimbau Waspada Terhadap Penipuan Ini

Kompas.com - 10/06/2019, 19:15 WIB
Menristekdikti Mohamad Nasir didampingi Ketua LTMPT Prof Ravik Karsidi dalam konferensi pers Pengumuman Hasil SNMPTN 2019 di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta (22/3/2019). Dok. Kompas.comMenristekdikti Mohamad Nasir didampingi Ketua LTMPT Prof Ravik Karsidi dalam konferensi pers Pengumuman Hasil SNMPTN 2019 di Gedung Kemenristekdikti, Jakarta (22/3/2019).

KOMPAS.com - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) telah dimulai hari ini hingga dua pekan mendatang.

Seiring banyaknya perhatian masyarakat tertuju ke seleksi secara nasional penerimaan mahasiswa baru ini, beberapa pihak memanfaatkan untuk tindak kejahatan.

Oknum tak bertanggung jawab tersebut menggunakan logo Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), SBMPTN, dan logo Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT) untuk mempromosikan kegiatan usaha baik di media sosial maupun media elektronik lainnya.

"Diduga (penggunaan logo untuk tindak kriminal), motifnya penipuan," kata Kepala LTMPT Prof. Ravik Karsidi saat dihubungi Kompas.com, Senin (10/6/2019) sore.

Masyarakat diminta waspada

Prof. Ravik menegaskan, LTMPT akan melakukan tuntutan dan memproses secara hukum jika selama 3x24 jam oknum-oknum tersebut masih menggunakan logo berkaitan SNMPTN, SBMPTN, dan LTMPT.

Baca juga: Pendaftaran SBMPTN 2019 Gratis, Ketua LTMPT: Perhatikan 6 Hal Ini

"Kami peringatkan kepada pihak-pihak yang menggunakan logo (SNMPTN/SBMPTN/LTMPT) tanpa izin resmi dari tim pelaksana LTMPT dan Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) sebagai pemilik atau pemegang hak cipta untuk menghentikan penggunaanya dan atau menghapus dari lamannya atau media apapun," tegasnya.

Ravik mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap segala informasi mengenai seleksi penerimaan mahasiswa baru di PTN.

Jangan unggah hasil UTBK

Tim pelaksana LTMPT dan MRPTNI tidak pernah bekerja sama dengan pihak atau lembaga manapun terkait pengolahan atau perangkingan hasil nilai UTBK.

"Setiap informasi yang berkaitan dengan pelaksanaan SNMPTN, UTBK, dan SBMPTN hanya disampaikan melalui laman resmi LTMPT," papar Ravik.

Selain itu, peserta juga diimbau tidak mengunggah hasil nilai UTBK di media sosial, baik dalam bentuk file atau cetak kepada pihak manapun selain untuk kepentingan pendaftaran SBMPTN atau seleksi masuk PTN.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X