SBMPTN 2019 UGM Siapkan 3.090 Kursi, Ini Hal yang Perlu Diperhatikan

Kompas.com - 13/06/2019, 15:46 WIB
UGM masuk peringkat 50 besar dunia untuk indikator SDGs Decent Work and Economic Growth yang dirilis THE (4/4/2019). Dok. UGMUGM masuk peringkat 50 besar dunia untuk indikator SDGs Decent Work and Economic Growth yang dirilis THE (4/4/2019).

KOMPAS.com - Pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) telah dibuka Senin (10/6) lalu. Pada jalur seleksi ini, UGM akan menerima 3.090 mahasiswa baru pada Tahun Ajaran 2019/2020.

Jumlah ini merupakan 45 persen dari keseluruhan daya tampung dari 68 prodi S1. “Kuota untuk SBMPTN sebesar 45 persen dari keseluruhan yang akan kami terima dari tiga jalur penerimaan. Tahun ini UGM akan menerima 3.090 mahasiswa baru melalui jalur SBMPTN,” ujar Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Iva Ariani, dilansir dari laman resmi UGM (12/6/2019).

Sebelumnya, kepada Kompas.com (11/6/2019) Iva menyampaikan pada SBMPTN 2018 UGM menerima 2.973 mahasiswa terdiri dari 2.117 mahasiswa kelompok bidang Saintek dan 856 mahasiswa kelompok bidang Soshum.

Tahun lalu, prodi kelompok Saintek yang paling diminati adalah Kedokteran, Farmasi, dan Teknik Sipil. Sementara, untuk prodi kelompok Soshum yang banyak peminatnya yaitu Hukum, Psikologi, dan Manajemen.

Belum tentukan passing grade

SBMPTN merupakan salah satu jalur penerimaan mahasiswa baru UGM di samping jalur SNMPTN yang telah lebih dahulu berlangsung serta jalur ujian mandiri.

Baca juga: Pendaftaran SBMPTN 2019 Gratis, Ketua LTMPT: Perhatikan 6 Hal Ini

Persyaratan peserta untuk mengikuti SBMPTN adalah memiliki nilai UTBK yang masih berlaku, memiliki ijazah atau surat keterangan lulus pendidikan menengah, serta merupakan lulusan pendidikan menengah maksimal tiga tahun terakhir.

“Salah satu persyaratan peserta adalah memiliki nilai UTBK,” tuturnya.

Pada tahun ini, proses seleksi di dalam jalur SBMPTN dilakukan berdasarkan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang terdiri dari Tes Potensi Skolastik (TPS) dan Tes Kompetensi Akademik (TKA). UTBK sendiri diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

"Ini tahun pertama, jadi kami belum bisa memberikan nilai berapa yang masuk. Tergantung pendaftarnya. Semua berdasarkan nilai UTBK," jelas Iva.

Perhatikan prioritas pilihan

Iva menegaskan, ketentuan tahun ini menyebutkan bahwa peserta yang diterima melalui jalur SNMPTN 2019 tidak diperbolehkan mendaftar SBMPTN 2019.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X