KILAS

Sambut Era Society 5.0, Perpusnas Tingkatkan Kompetensi Pustakawan

Kompas.com - 02/07/2019, 14:49 WIB
Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penilai Jabatan Fungsional (Jabung) Pustakawan di Jakarta, Senin (1/7/2019). Dok. Humas Perpustakaan Nasional Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Penilai Jabatan Fungsional (Jabung) Pustakawan di Jakarta, Senin (1/7/2019).


KOMPAS.com
— Era society 5.0 atau smart society adalah konsep bermasyarakat yang berpusat pada manusia dan teknologi.

Konsep yang kali pertama dipopulerkan Jepang ini mengedepankan peran manusia dalam membuat berbagai kemajuan. Maka dari itu, dalam konsep ini sumber daya manusia (SDM) menjadi pusat dari setiap organisasi.

Untuk Aparatur Sipil Negara (ASN), konsep smart society ternyata sejalan dengan Undang-undang Nomor 5 tahun 2014 Tentang Pengelolaan ASN berbasis merit sistem.

Penerapan sistem merit, yaitu adanya kesesuaian antara kemampuan pegawai dengan jabatan yang dipercayakan kepadanya. Kebijakan ASN ini sangat berpengaruh terhadap jabatan fungsional pustakawan.

Baca jugaPentingnya Literasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Jabar

Menyadari hal tersebut, Perpustakaan Nasional (Perpusnas) sebagai instansi pembina jabatan fungsional pustakawan juga mesti menyiapkan perangkatnya dengan baik.

Ini agar Perpusnas dapat meningkatkan peran dan kompetensi pustakawan melalui penyusunan berbagai standar kompetensi pustakawan.

Standar kompetensi yang dimaksud dapat dibuat melalui pedoman teknis, pedoman sertifikasi, kode etik pustakawan, uji kompetensi, pengembangan sistem informasi pustakawan dan sebagainya.

“Pengembangan karir tentu saja mempertimbangkan peran dari pustakawan sendiri, baik atasan langsung maupun tidak, termasuk peran tim penilai yang sangat berpengaruh,” ujar Deputi Pengembangan Sumber Daya Perpustakaan Perpusnas Woro Titi Haryanti saat membuka Rakor Tim Penilai Jabatan Fungsional (Jabung) Pustakawan di Jakarta, Senin malam, (1/7/2019).

Baca jugaGelorakan Rasa Nasionalisme Milenial, UPT Perpustakaan Bung Karno Gelar Bedah Buku Pidato Soekarno

Adapun peran tim penilai Jabung Pustawakan adalah meningkatkan profesionalisme pustakawan.

Untuk itu, tim ini punya tugas sebagai filter kompetensi, penjaga kualitas dan standar penilaian, penilai kinerja pustakawan, pengarah (supervisor), serta evaluator dalam memberikan rekomendasi pengembangan kompetensi pustakawan kepada instansi.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (2/7/2019), dijelaskan, berdasarkan data base Perpusnas, saat ini jumlah tim penilai ada 59 orang.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X