Di Ajang "Genius" Internasional, Mereka Berprestasi lewat Puisi

Kompas.com - 03/07/2019, 10:43 WIB
Siswa SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, berhasil meraih 14 medali di ajang kompetisi internasional GENIUS Olympiade di Oswego, Amerika Serikat yang berlangsung 17-22 juni 2019. DOK. SMA KHARISMA BANGSASiswa SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, berhasil meraih 14 medali di ajang kompetisi internasional GENIUS Olympiade di Oswego, Amerika Serikat yang berlangsung 17-22 juni 2019.

KOMPAS.com - Lagi, pelajar Indonesia berhasil menorehkan prestasi membanggakan di ajang kompetisi internasional "GENIUS Olympiad" di di Oswego, Amerika Serikat yang berlangsung 17-22 juni 2019. 

GENIUS Olympiad merupakan kompetisi berbasis proyek bagi siswa jenjang SMA dan tahun ini diikuti sekitar 1.400 peserta dari 75 negara di seluruh dunia. Tahun ini ada 5 kategori dilombakan meliputi Sains, Seni, Bisnis, Menulis Kreatif dan Robotik.

Salah satu prestasi membanggakan diraih Reyna Kamila dan Siti Halimah, siswi kelas 3 dan 2 SMA Kharisma Bangsa, Tangerang Selatan, yang masing-masing meraih medali emas dalam bidang Menulis Kreatif.

Reyna meraih penghargaan lewat puisi berjudul "Reality" sedangkan Siti Halimah tampil dengan judul puisi "The Wildfire's Revolt". Keduanya mengangkat keprihatinan terhadap masalah lingkungan yang menjadi isu global.

Angkat isu lingkungan

"Dalam puisi tersebut saya menggambarkan bumi sebagai manusia agar kita lebih bersimpati atas kondisi bumi saat ini sekaligus mengingatkan keadaan bumi yang sudah tidak seperti dulu lagi dengan segala permasalahan lingkungan di dalamnya," ujar Reyna.

Baca juga: Eduversal dan Upaya Berbagi Praktik Baik Pembelajaran Abad 21

Demikian pula dengan Halimah juga mengangkat tema lingkungan, "Saya mengangkat kehancuran bumi dari sudut pandang tumbuhan atau Ibu Pertiwi," kata Halimah.

Mereka menceritakan setiap siswa terpilih di babak final dunia diberikan kesempatan selama 5 menit untuk mempresentasikan karyanya.

"Para juri sudah ada penilaian awal berdasarkan hasil kreasi yang dikirim. Presentasi ini menjadi nilai tambah untuk menjelaskan karya atau kreasi yang diangkat," lanjut Halimah.

Mampu unjuk prestasi

"Awalnya sempat down melihat karya dan penampilan siswa negara lain," cerita Reyna. Namun menurut Halimah siswa Indonesia memiliki kemampuan lain yang tidak kalah dengan siswa mancanegara.

Halimah melanjutkan, "Umumnya siswa internasional lain masih membaca dalam mempresentasikan karya mereka. Keunggulan siswa-siswa Indonesia adalah kita mampu membawakan presentasi lebih baik dalam men-deliver pesandan lebih ekspresif. Mungkin itu salah satu faktor kami menang dan meraih emas tahun ini."

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X