"Startup" UMN "Walibu" Perkenalkan Tas Papua di Ajang Bisnis Singapura

Kompas.com - 06/07/2019, 09:14 WIB
Yuni pendiri Walibu (kelima dari kiri), salah satu startup inkubasi Tech Incubator Skystar Ventures Univesitas Multimedia Nusantara (UMN) mendapatkan kesempatan sebagai salah satu startup Indonesia untuk mengikuti kegiatan ASEAN-JAIF BUSINESS MATCHING Project di Singapura (26-28/6/2019). DOK. SKYSTAR VENTURE UMNYuni pendiri Walibu (kelima dari kiri), salah satu startup inkubasi Tech Incubator Skystar Ventures Univesitas Multimedia Nusantara (UMN) mendapatkan kesempatan sebagai salah satu startup Indonesia untuk mengikuti kegiatan ASEAN-JAIF BUSINESS MATCHING Project di Singapura (26-28/6/2019).

KOMPAS.com - Walibu, salah satu startup inkubasi Tech Incubator Skystar Ventures Univesitas Multimedia Nusantara ( UMN) mendapatkan kesempatan sebagai salah satu startup Indonesia untuk mengikuti kegiatan "ASEAN-JAIF Business Matching Project" di Singapura.

Kegiatan ini diselenggarakan ASEAN dan Japan ASEAN Cooperation di Marina Bay Sands Expo, Singapura dan berlangsung pada 26-28 Juni 2019 lalu. Acara dihadiri sekitar 15 ribu pengunjung terdiri dari berbagai macam startup teknologi. 

Tidak hanya kegiatan business matching, kegiatan bertema “Promoting SME Competitiveness through ASEAN Business Incubator Network-Ainet” juga menghadirkan INNOVEST ONBOUND 2019 yang diorganisir National University of Singapore (NUS).

Yuni Co-Founder Walibu yang juga merupakan wisudawati UMN pada Wisuda XV 2019 lalu mengaku mendapatkan kesempatan berkat bergabung dengan inkubator bisnis.

Baca juga: UMN Gelar Konferensi Gambar Bergerak Pertama di Indonesia

 

“Kami sangat senang Abinet menawarkan kesempatan ini kepada tenant Skystar Ventures. Kalau kami tidak bergabung dalam inkubator bisnis, belum tentu kesempatan ini bisa kami raih”, ungkap Yuni.

Sebelum dinyatakan lolos sebagai peserta, Yuni juga mengikuti serangkaian tahap seleksi. Selama mengikuti kegiatan INNOVEST UNBOUND, Yuni mengaku banyak mendapatkan pengalaman.

“Walaupun di sana tidak banyak startup yang bergerak di bidang sosial seperti Walibu, tapi saya kagum dengan canggihnya teknologi yang dibawa oleh startup lain dari seluruh ASEAN. Saya merasa membawa pulang pelajaran yang sangat berharga, terlebih saat mendapatkan masukan dari para investor," tuturnya.

Walibu sendiri bergerak di bidang eCommerce dan memiliki misi sosial yaitu melestarikan Noken, tas tradisional asli Papua.

Setelah selesai menjalani program inkubasi di Skystar Ventures UMN, Walibu aktif menjadi pembicara di "Indonesia Development Forum 2018", "Bukatalks", menjadi peserta "Youthpreneurship" yang diselenggarakan Youthco:lab UNDP di Bali, mengikuti pameran di "Indonesia Fashion Week" bersama UNDP, hingga melanjutkan ke program akselerasi bisnis di Instellar.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X