Kompas.com - 08/07/2019, 21:43 WIB
LLDikti Wilayah III menggelar pertemuan dengan media membahas tema Arah Mutu Kelembagaan LLDikti Wilayah III di Gedung LLDikti, Jakarta (8/7/2019). DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGARLLDikti Wilayah III menggelar pertemuan dengan media membahas tema Arah Mutu Kelembagaan LLDikti Wilayah III di Gedung LLDikti, Jakarta (8/7/2019).

Ia menambahkan raihan jumlah 12 PTS terakreditasi A merupakan terbanyak bila dibandingkan dengan wilayah lain; LLDikti Wilayah DIY dan Jawa Timur 7 PTS, Jawa Barat dan Banten 6 PTS dan Jawa Tengah 5 PTS.

"Kami terus mendorong agar PTS yang belum mendapatkan akreditasi untuk terus meningkatkan diri sehingga memperoleh capaian akreditasi yang diharapkan oleh Kemenristekdikti," lanjutnya.

Sedangkan untuk program studi (prodi), Illah menyampaikan saat ini hampir 64 persen atau sekitar 1.157 dari 1.808 prodi telah mendapatkan akreditasi minimal B.

"Saat ini kita sedang mempromosikan sarjana terapan atau program D4. Program ini masih menjadi pilihan yang kesekian bagi calon mahasiswa atau orangtua. Padahal justru lulusan politeknik atau sarjana terapan ini paling dipersiapkan untuk langsung memenuhi kebutuhan kerja," jelas Illah.  

Keluarkan jurus "SIL@T"

Dalam kesempatan sama, Sekretaris LLDikti Samsuri memperkenalkan layanan baru yakni "Sistem Informasi dan Layanan Terpadu (SIL@T)". Layanan ini merupakan inovasi, solusi dan berbasis digital sebagai jawaban dari permasalahan yang terjadi selama ini.

"Sistem baru yang dikembangkan adalah sistem layanan e-office internal dan eksternal di mana permintaan dan data tracking dilakukan dari perguruan tinggi masing-masing. Seperti Early Warning System (EWS) dan sistem informasi data kelembagaan (SIDIK)," ujar Samsuri.

Samsuri menambahkan, "Layanan ini mengakomodir perguruan tinggi dalam melihat data-data mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi dan akuntabilitas pendokumentasian dokumen kelembagaan.”

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak awal bulan Juli 2019 SIL@T sudah berhasil diuji coba ke 50 perguruan tinggi di Wilayah DKI Jakarta. 

“Kami optimis, ini akan menjadi wujud transformasi baru pada pelayanan Pendidikan tinggi di tingkat wilayah DKI Jakarta, dan mudah-mudahan bisa menjadi inspirasi untuk wilayah-wilayah lainnya di Indonesia menuju world class government,” tutup Samsuri.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.