Pendidikan Konservasi Inovatif Ini Ajarkan Siswa Mencintai Laut

Kompas.com - 23/07/2019, 17:21 WIB
No-Trash Triangle Initiative bekerja sama dengan Seasoldier meluncurkan program pendidikan inovatif yang akan mengajarkan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pulau Bangka, Sulawesi Utara tentang lingkungan sekitar dan pentingnya menjaga laut. DOK. No Trash Triangle InitiativeNo-Trash Triangle Initiative bekerja sama dengan Seasoldier meluncurkan program pendidikan inovatif yang akan mengajarkan siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Pulau Bangka, Sulawesi Utara tentang lingkungan sekitar dan pentingnya menjaga laut.

KOMPAS.com -  "No-Trash Triangle Initiative" bekerja sama dengan "Seasoldier" meluncurkan program pendidikan inovatif yang mengajarkan siswa Sekolah Menengah Pertama ( SMP) di Pulau Bangka, Sulawesi Utara (27/6/2019) tentang lingkungan sekitar dan pentingnya menjaga laut.

Program ini akan mencakup topik-topik seperti terumbu karang, hutan bakau dan hamparan rumput laut, dan para siswa akan dibawa keluar dari kelas untuk mengalami dan melihat ekosistem ini secara langsung.

Program ini dirancang dengan kolaborasi bersama masyarakat setempat untuk memastikan materi yang diberikan relevan dan menarik bagi siswa, dan perwakilan dari Seasoldier lokal yang akan membawakan materi pelajaran.

Duta besar laut

"Ide dari penyesuaian materi dan cara ajar ini adalah agar para siswa data lebih terlibat dan terinspirasi. Peserta akan menerima sertifikat di akhir program untuk mendukung aplikasi mereka untuk pelatihan lebih lanjut setelah sekolah," ujar Anna Clerici dari "No-Trash Triangle Initiative" melalui rilis resmi.

Baca juga: Hadapi Era Global lewat Pembelajaran Kolaboratif Untar dan KSU Taiwan

Pihaknya berharap, semua peserta akan menjadi duta besar laut dan beberapa bahkan mungkin dapat menjadi generasi berikutnya dari ahli biologi kelautan.

Kepala sekolah SMP setempat, Jodi Umboh mengatakan, “Program ini sangat penting dalam membantu siswa kami menyadari betapa beruntungnya mereka hidup di tempat yang begitu indah dan bahwa mereka harus membantu merawatnya sehingga dapat bertahan hingga masa depan "

Pendidikan konservasi

Pulau Bangka, terletak di jantung Segitiga Karang “Coral Triangle” yang merupakan keanekaragaman hayati laut terbanyak dari semua lingkungan laut. Zona ini dikelilingi oleh terumbu karang yang indah dan berbagai kehidupan laut.

Namun, seperti halnya di banyak pulau kecil di Indonesia, lingkungan yang indah ini terancam karena plastik di laut dan air yang tercemar.

"The No-Trash Triangle Initiative telah bekerja di Sulawesi Utara sejak 2017 dalam menciptakan program pengelolaan limbah dan meningkatkan keterlibatan masyarakat sehingga dapat direplikasi di pulau-pulau lain," jelas Anna Clerici lebih lanjut. 

Halaman:
Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di artikel ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini!


Dapatkan hadiah utama Smartphone setiap bulan dan Voucher Belanja setiap minggunya, dengan berkomentar di bawah ini! #JernihBerkomentar *Baca Syarat & Ketentuan di sini
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X