Inovasi Pembelajaran Terpadu Berbasis Teknologi untuk Guru

Kompas.com - 23/07/2019, 19:08 WIB
Kemenristekdikti dan KST menggelar seminar internasional Professional Teacher Development in Digital Era for Making Indonesia 4.0?? di Bandung, Jawa Barat (19/7/2019) guna mengembangkan profesionalisme guru di era digital. DOK. KSTKemenristekdikti dan KST menggelar seminar internasional Professional Teacher Development in Digital Era for Making Indonesia 4.0?? di Bandung, Jawa Barat (19/7/2019) guna mengembangkan profesionalisme guru di era digital.

KOMPAS.com - Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dalam mengembangkan profesionalisme guru di era digital menggelar seminar internasional "Professional Teacher Development in Digital Era for Making Indonesia 4.0’” di Bandung, Jawa Barat (19/7/2019).

Acara yang mendapat dukungan Kreasi Sejahtera Teknologi (KST) ini menghadirkan 2 pembicara utama yakni Prof. Ismunandar (Dirjen Pembelajaran Kemenristekdikti) dan Nick Hutton (Regional Director of Asia for D2L Brightspace.

Dalam sambutan Prof. Ismunandar meyampaikan penggunaan teknologi dalam bidang pendidikan merupakan hal yang tidak dapat dihindari saat ini.

“Kita telah memasuki era digitalisasi dan industry 4.0. Karena itu sangat penting untuk  Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTKuntuk dapat bisa menggunakan teknologi dalam meningkatkan kualitas guru,” tegas Prof. Ismunandar.

Teknologi tidak gantikan guru

Sementara Nick Hutton selaku Regional Director of Asia for D2L Brightspace, provider platform Learning Management System (LMS) menyampaikan paparan bertajuk "Blended Learning in Teacher Professional Education".

Baca juga: Kolaborasi Dosen dan Guru Memecah Kebuntuan Pembelajaran di Kelas

Dalam materinya Hutton menyampaikan penggunaan LMS berbasis daring dalam proses pembelajaran terpadu (blended learning) di era digital saat ini tidak menghilangkan peran guru.

"Menjalankan Blended Learning melalui online LMS tidak menghilangkan peran guru. Sebaliknya, itu akan semakin menekankan pentingnya peranan guru untuk meningkatkan mutu pendidikan bagi mahasiswa Indonesia," jelas Hutton.

Dalam kesempatan sama Joseph Simbar (Director of Marketing and Sales Sejahtera Group) menyampaikan acara ini didorong agar berbagai perguruan tinggi di Indonesia dapat mempersiapkan para guru sekolah di Indonesia menghadapi revolusi industry 4.0.

Hilangkan kendala waktu dan geografis

Joseph menjelaskan KST dengan platform LMS dari Brightspace menjalin kerja sama dengan beberapa LPTK seperti Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP), Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP).

”Kami telah membantu implementasi platform LMS ke lebih dari 60 LPTK yang berada di bawah naungan Kemristekdikti dan telah membantu lebih dari 70.000 guru untuk sertifikasi dengan proses pembelajaran menggunakan Brightspace,” jelas Joseph.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X