Lippo Malls Beri 1.000 Beasiswa Anak Daerah Terpencil

Kompas.com - 06/08/2019, 17:42 WIB
Penyerahan beasiswa Lippo Malls Indonesia secara simbolis di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Selasa (6/8/2019). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAPenyerahan beasiswa Lippo Malls Indonesia secara simbolis di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

KOMPAS.com – Lippo Malls Indonesia memberikan beasiswa pendidikan kepada 1.000 anak di sejumlah daerah terpencil di Indonesia yang disalurkan melalui dua yayasan, yaitu Yayasan Pendidikan Pelita Harapan (YPPH) dan Yayasan Pendidikan Harapan Papua (YPHP).

Pemberian beasiswa ini juga dalam rangka Hari Anak Nasional yang diperingati pada 23 Juli 2019. Jumlah keseluruhan beasiswa diberikan mencapai Rp 4 miliar dan tersebar untuk anak-anak kurang mampu di wilayah Sumatera, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, dan Papua.

Beasiswa tersebut diberikan sebagai bentuk partisipasi Lippo Malls Indonesia pada Program Indonesia Pintar (PIP) yang dicanangkan pemerintah untuk mewujudkan pemerataan pendidikan dan keberpihakan terhadap anak-anak dari keluarga kurang mampu dan anak-anak sekolah di daerah terpencil.

Bukan hanya CSR

“Beasiswa ini sangat positif dan sesuai dengan cita-cita kedua yayasan itu untuk terus melayani masyarakat di daerah terpencil, misalnya seperti yang dilakukan kepada anak-anak di Papua,” ujar Chief Marketing Officer Lippo Malls Indonesia Danny Crayton dalam penyerahan beasiswa secara simbolis di Lippo Mall Kemang, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Baca juga: Kedokteran UPH Gelar Kuliah 3D, Menristek Dorong Kuliah Inovatif

Ia mengatakan Lippo Malls Indonesia akan terus berupaya memberikan bantuan untuk pendidikan anak-anak sebagai bentuk partisipasi aktif dalam menghasilkan anak-anak cerdas dan kreatif. Sebab, mereka nantinya menjadi ujung tombak masa depan bangsa.

Danny pun mengharapkan kegiatan semacam ini bukan hanya sebagai bentuk tangung jawab sosial perusahaan, melainkan juga bisa menjadi program jangka panjang yang berkelanjutan dan memiliki pengaruh positif kepada masyarakat Indonesia.

“Pengaruh itu khususnya kepada anak-anak usia sekolah yang kurang beruntung dan berada di daerah terpencil agar mereka tetap dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya.

Untuk 1.000 anak

Sementara itu, Executive Committee YPPH Stephanie Riady menyampaikan terima kasih kepada Lippo Malls Indonesia atas dukungan kepada 1.000 anak yang bersekolah di Sekolah Lentera Harapan sehingga mereka bisa terus mendapatkan pendidikan yang baik.

Ia pun mengungkapkan alasan pemberian beasiswa itu ke daerah-daerah terpencil karena di wilayah itu pelajar tidak memperoleh pendidikan layak dan tingkat perekonomian bisa dibilang sangat kurang.

“Alasan kami di daerah-daerah itu karena mereka belum mendapat pendidikan yang berkualitas baik. Misalnya di NTT, kami punya sekolah di Rote yang jadi daerah miskin di Indonesia,” ucap Stephanie.

Ia pun menghargai peran dan usaha pemerintah dalam menangani pendidikan di daerah terpencil, tetapi hal itu dirasa masih kurang. Sebab, anak-anak sekolah di sana sebenarnya memiliki potensi dan semangat belajar yang besar, tetapi kurang dengan sarana dan prasarana.

Akses pendidikan berkualitas

“Pendidikan yang baik itu tidak murah dan perlu biaya. Peran kami menyalurkan ketersediaan akses pendidikan berkualitas baik, tidak hanya di kota-kota besar, tapi juga di daerah terpencil,” tutur Stephanie.

YPPH sendiri mengelola sejumlah lembaga pendidikan, yaitu Sekolah Pelita Harapan (SPH), Sekolah Dian Harapan (SDH), Sekolah Lentera Harapan (SLH), UPH College, dan Hope Academy, mulai jenjang pra-taman kanak-kanak hingga sekolah menengah atas, yang berlokasi di seluruh Indonesia.

Berbagai sekolah tersebut melayani lebih dari 24.000 siswa berumur 1 sampai 18 tahun, dan akan terus bertambah sesuai cita-cita dari para pendiri YPPH yaitu untuk membangun 10 Sekolah Pelita Harapan, 100 SDH Sekolah Dian Harapan, dan 1.000 Sekolah Lentera Harapan yang bisa melayani berbagai lapisan masyarakat di Indonesia.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

61 Jurusan Soshum UPI Berikut Daya Tampung di SBMPTN 2020 dan Peminat 2019

Edukasi
Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Daya Tampung SBMPTN 2020 UPI, Ini 29 Jurusan Saintek Berikut Peminat di 2019

Edukasi
Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Tingkatkan Keselamatan, Sekolah Bisa Kerja Sama dengan Organisasi Pencinta Alam dan Instruktur Profesional

Edukasi
Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Indonesia Punya 718 Bahasa Ibu, Jangan Sampai Punah!

Edukasi
Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Siswa SMPN 1 Turi Hanyut, Sekolah Mesti Punya Pengetahuan Manajemen Perjalanan dan Risiko

Edukasi
Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Penyesuaian Model Kompetensi Guru Sesuai Perkembangan Zaman Perlu Dilakukan

Edukasi
Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Festival Sains dan Budaya 2020, Menggebrak Stigma Peringkat Bawah PISA Siswa Indonesia

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Menjadi Manusia Waskita: Mari Kita Bicara tentang Kehilangan (Bagian II)

Edukasi
Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Menjadi Manusia Waskita (Bagian I)

Edukasi
Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Mendikbud Nadiem Segera Lakukan Investigasi Lapangan Musibah Susur Sungai SMPN 1 Turi

Edukasi
Kwarnas: Musibah di SMPN 1 Turi Itu Kegiatan Sekolah atau Pramuka?

Kwarnas: Musibah di SMPN 1 Turi Itu Kegiatan Sekolah atau Pramuka?

Edukasi
Musibah Susur Sungai, Mendikbud Nadiem Ingatkan Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa

Musibah Susur Sungai, Mendikbud Nadiem Ingatkan Sekolah Utamakan Keselamatan Siswa

Edukasi
Mendikbud Nadiem Sampaikan Bela Sungkawa atas Musibah Susur Sungai SMP Sleman

Mendikbud Nadiem Sampaikan Bela Sungkawa atas Musibah Susur Sungai SMP Sleman

Edukasi
Kejadian di SMPN 1 Turi, Kwarnas Gerakan Pramuka Sampaikan Ini...

Kejadian di SMPN 1 Turi, Kwarnas Gerakan Pramuka Sampaikan Ini...

Edukasi
Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Edukasi
Close Ads X