Mendorong Lahirnya Wirausaha Muda lewat Kompetisi Perusahaan Siswa

Kompas.com - 13/08/2019, 20:52 WIB
Prestasi Junior Indonesia mengimplementasikan program Student Company (SC) dan menggagas Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019 di Jakarta (10/8/2019). DOK. PJIPrestasi Junior Indonesia mengimplementasikan program Student Company (SC) dan menggagas Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019 di Jakarta (10/8/2019).

KOMPAS.com - Global Entrepreneurship Index (GEI) 2018 lewat riset yang mengukur kualitas dan dinamika ekosistem kewirausahaan suatu negara, menempatkan Indonesia di posisi ke-94 dari 137 negara di dunia.

Sementara, negeri tetangga; Thailand, Malaysia, terlebih Singapura, jauh berperingkat lebih tinggi. Laporan tersebut secara rinci mengindikasikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Indonesia untuk memulai bisnis masih tergolong rendah.

Hal ini tampak dari indikator Startup Skills yang hanya memperoleh skor 29 persen dan Human Capital 16 persen. 

Inilah yang mendorong Prestasi Junior Indonesia mengimplementasikan program Student Company (SC) dan menggagas "Indonesia Student Company Competition (ISCC) 2019" di Jakarta (10/8/2019).

"Program ini merupakan pemberdayaan generasi muda melalui peningkatan kemampuan serta keterampilan berwirausaha,” ujar Chairman of the National Board Prestasi Junior Indonesia, Siddharta Moersjid.

Dorong wirausaha muda

Pada penyelenggaraan kesepuluh ini, ISCC 2019 telah berhasil menjaring sepuluh perusahaan siswa (Student Company-SC) dari SMA/ SMK berbagai wilayah Indonesia. Pemenang berkesempatan mewakili Indonesia di kejuaraan bisnis level Asia Pasifik di Guam pada Maret 2020 mendatang. 

Baca juga: Bisnis Belum Juga Berkembang? Ini yang Bisa Dilakukan Wirausaha Muda

Siddharta menyampaikan pihaknya secara aktif membina pelajar SMA/SMK membangun ide bisnis dan mengelola usaha mikro di sekolah. Harapannya, pelajar sebagai representasi generasi muda Indonesia bisa mengasah pengalaman dan termotivasi untuk terus berkiprah sebagai wirausaha.

"Dengan demikian, semangat entrepreneurship akan terus tertularkan dan menginspirasi kalangan muda lainnya sehingga secara berkesinambungan turut berkontribusi membangun ekosistem kewirausahaan di Indonesia,” lanjutnya.

Tahun ini, PJI memperluas wilayah jangkauan penyeleksian sekolah hingga luar Jawa dan Bali. Setelah melalui proses pembinaan selama November 2018-Juli 2019, perwakilan tim sekolah yang terseleksi akan mempresentasikan keunggulan serta pencapaian bisnis mereka di hadapan para juri.

10 finalis perusahaan siswa

Kesepuluh finalis yang masuk dalam penyisihan meliputi:

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X