Di Kaki Langit Mangunan, Mahasiswa UPNV Yogya Perkuat Ekonomi Digital

Kompas.com - 03/09/2019, 15:46 WIB
Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional ?Veteran? Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Bantul, Yogyakarta (25/08/2019). DOK. UPNVYTim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional ?Veteran? Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Bantul, Yogyakarta (25/08/2019).

KOMPAS.com - Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Bantul, Yogyakarta.

Kegiatan pendampingan dilakukan melalui program penguatan literasi komunikasi pemasaran yang digelar Minggu (25/08/2019).

Ketua Tim PbM UPNVY, Yenni Sri Utami memaparkan Desa Wisata Kaki Langit dipilih lantaran sebagai desa wisata masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan literasi komunikasi pemasaran.

“Masyarakat di Desa Wisata Kaki Langit dalam pemasaran pariwisata juga masih tergolong sederhana dan perlu ditingkatkan baik secara lebih luas dan inovatif,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Hubungan Masyarakat ini.

Tahap pendampingan

Bersama anggota tim Nur Heri Cahyana, dibantu tiga mahasiswa Jadid Purwaka Aji, Ika Fatmawati dan Ricky Budi Setiawan, Tim PbM UPNVY telah melakukan penguatan literasi melalui beberapa tahapan.

Baca juga: Pengabdian Masyarakat UI Tingkatkan Kualitas Kopi Buntis

Tahap pertama berupa pelatihan manajerial kelompok perajin, peningkatan branding produk serta pembuatan promosi online. “Keseluruhan tahapan penguatan literasi komunikasi ini dituangkan ke dalam bentuk pendampingan,” tambah Yenni.

Dalam program pendampingan ini, Tim PbM UPNVY bersama warga Desa Wisata Kaki Langit telah berhasil memasarkan sebuah sentra kerajinan unggulan seperti atap limasan, gantungan kunci, tempat lilin.

“Produk telah dapat dipasarkan secara lebih luas melalui media internet dengan ditopang media promosi pemasaran yang sesuai melalui teknologi infomasi berupa web maupun media sosial yang lain, serta aplikasi android,” imbuhnya.

Lewat media sosial

Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional ?Veteran? Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Bantul, Yogyakarta (25/08/2019).DOK. UPNVY Tim Pengabdian bagi Masyarakat (PbM) Universitas Pembangunan Nasional ?Veteran? Yogyakarta (UPNVY) melakukan pendampingan terhadap produk UMKM di Desa Wisata Kaki Langit di Desa Mangunan, Bantul, Yogyakarta (25/08/2019).

Tak hanya itu, program pendampingan juga menyasar produk kuliner berbahan baku lokal, seperti Thiwul, Gathot, Ubi dan aneka kuliner jajanan lainnya.

Sementara itu, Ketua II Desa Wisata Kaki Langit Sumidjan mengungkapkan PbM UPNVY telah menyadarkan pengurus dan anggota pada pentingnya literasi komunikasi pemasaran produk.

Menurut dia, melalui pendampingan dilakukan saat ini desanya telah memiliki konten informasi berupa daya tarik objek wisata, fasilitas, identitas warung makan, rumah sewa dan berbagai kegiatan yang berada di Desa Wisata Kaki Langit.

Sedang untuk media komunikasi pemasaran, Sumidjan memaparkan Desa Wisata Kaki Langit kini memiliki beberapa media komunikasi, seperti website, facebook, aplikasi android, dan akun di beberapa toko online.

“Selanjutnya diharapkan melalui pendampingan pembuatan masterplan dapat dipetakan kawasan sesuai potensi wisata yang ada, perencanaan pembangunan desa wisata, serta rencana promosi berkelanjutan desa wisata,” ujarnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Close Ads X