Asosiasi Prodi Ilmu Komunikasi Didorong Profesional dan Memberi Dampak

Kompas.com - 01/10/2019, 18:56 WIB
Pelantikan pengurus pusat Asosiasi Program Studi Ilmu Komunikasi (Aspikom) periode 2019-2022 di kampus pusat Universitas Budi Luhur (UBL), Jakarta, pada Selasa (1/10/2019). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAPelantikan pengurus pusat Asosiasi Program Studi Ilmu Komunikasi (Aspikom) periode 2019-2022 di kampus pusat Universitas Budi Luhur (UBL), Jakarta, pada Selasa (1/10/2019).

Komunikasi dan TI

Dalam kesempatan sama, Plt Rektor UBL Wendi Usino menuturkan sebagai salah satu pencetus berdirinya Aspikom, UBL merasa bahagia saat Aspikom semakin besar dan anggotanya semakin banyak.

Untuk itu, Wendi mendorong Aspikom menjadi lebih profesional dan bermanfaat bagi pengembangan ilmu komunikasi di Indonesia dan dunia internasional.

Dia berpendapat ilmu komunikasi berhubungan erat dengan dunia teknologi dan informasi (TI). UBL sebagai pionir pendidikan formal TI di Indonesia mendukung dan merasakan manfaatnya.

“Dengan tantangan profesi-profesi baru, sinergi bidang ilmu akan sangat besar manfaatnya bagi masyarakat. Misalnya ada journalism by artificial intelligence, suatu berita dikumpulkan bahannya dari big data dan diolah jadi berita yang berguna,” ucap Wendi.

Dia mengharapkan kolaborasi itu bisa ditonjolkan dalam pengembangan ilmu komunikasi sehingga berpengaruh positif dalam literasi digital dan literasi teknologi agar karya-karya jurnalisme benar-benar bermanfaat bagi masyarakat di Indonesia.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X