Pusbang Film Kemendikbud Umumkan Finalis Gelar Karya Film Pelajar 2019

Kompas.com - 22/10/2019, 20:40 WIB
Konferensi pers Gelar Karya Film Pelajar 2019 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (22/10/2019). KOMPAS.com/ERWIN HUTAPEAKonferensi pers Gelar Karya Film Pelajar 2019 di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (22/10/2019).


KOMPAS.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ( Kemendikbud) melalui Pusat Pengembangan Perfilman (Pusbang Film) kembali mengadakan Gelar Karya Film Pelajar (GKFP) dengan tema “Semangat Kebhinnekaan Generasi Milensial”.

Ini merupakan tahun ketiga penyelenggaraan festival film tersebut yang menyasar siswa-siswi SMA/SMK atau sederajat. Pada GKFP 2019, ada dua kategori film pendek dikompetisikan, yakni film pendek fiksi dan film pendek dokumenter.

Tujuannya adalah untuk mengajak generasi muda ikut memeriahkan Hari Sumpah Pemuda dengan menjunjung tinggi keberagaman dan rasa cinta tanah air melalui kegiatan pembuatan film.

Sebagai media yang terus berkembang dalam era globalisasi sekarang ini, film dinilai berperan penting dalam masyarakat Indonesia, khususnya pelajar, karena berpotensi memotivasi generasi muda untuk memajukan karya, budaya, karakter, dan citra bangsa.

Kepala Pusbang Film Maman Wijaya mengatakan, pihaknya tahun ini menambah kategori film dan memperbanyak publikasi ke sekolah-sekolah dan masyarakat umum melalui media yang dimotori oleh aktor Reza Rahadian selaku Direktur GKFP 2019 dan Angga Yunanda sebagai Duta GKFP 2019.

Pembuat film muda

“Ajang ini wadah untuk inovasi para kreator muda, film maker muda berbakat. Karena salah satu syarat mutlak di GKFP adalah karya yang diikutsertkan benar-benar baru dan belum pernah dikirim ke festival film yang lain,” ujar Maman dalam konferensi pers di Galeri Indonesia Kaya, Jakarta, Selasa (22/10/2019).

Baca juga: Gelar 7 Pertunjukan Kebudayaan, Pemprov DKI Ubah Wajah Jakarta

Dia mengungkapkan, penyelenggaraan tahun ini juga ada penambahan hadiah dibanding tahun lalu untuk meningkatkan ketertarikan para pelajar mengikuti ajang tersebut. Ia mengharapkan tahun depan perhelatan ini masih bisa terselenggara lagi, baik di bawah naungan Kemendikbud maupun kementerian lainnya.

Para pelajar yang mengikuti GKFP 2019 hanya diperbolehkan mengirimkan satu karya filmnya berdurasi maksimal 10 menit, berlaku untuk kategori film pendek fiksi dan film pendek dokumenter.

Berbagai film yang dikirimkan kemudian diseleksi secara administratif oleh tim Pusbang Film. Setelah itu dinilai oleh tim ahli yang terdiri dari Pritagita Arianegara, Gita Fara,Titien Watimena, Gritte Agatha, dan Wicaksono Wisnu Legowo.

Berikutnya, tim ahli menyerahkan film-film yang sudah mereka seleksi kepada dewan juri, terdiri dari dari Sheila Timothy, Yudi Datau, dan Reza Rahadian.

Mereka menilai dan menentukan 20 film pendek fiksi dan 20 film pendek dokumenter yang akan diundang ke Jakarta untuk mengikuti workshop bersama para pelaku industri perfilman.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku
Komentar


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Perkuat Wawasan Konstitusi, Untar Tuan Rumah Kompetisi Peradilan Semu

Edukasi
Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Lulusan SMK hingga S1, Ini Jadwal Lengkap Seleksi CPNS Kemendikbud 2019

Edukasi
CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

CPNS 2019 Kemendikbud Cari Lulusan SMK hingga S1, Ini Jurusan Dibutuhkan

Edukasi
Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Kemendikbud Buka Formasi CPNS 2019, Ini Unit Kerja serta Syarat yang Dibutuhkan

Edukasi
Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Tidak Hanya Pintar, Ini 15 Universitas Terbaik dalam Pengabdian Masyarakat

Edukasi
Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

Cerita Afni dan Perjalanannya Meraih Cita-Cita

BrandzView
Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Perkuat Kompetensi Guru Kreatif, Yayasan Pendidikan Astra Gelar Seminar STEM

Edukasi
Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Mengenal Prof Bambang Hero Saharjo, Penerima Penghargaan Internasional John Maddox

Edukasi
Ini Dia Para Jawara 'IdeaNation 2019', dari Kampus Mana Saja?

Ini Dia Para Jawara "IdeaNation 2019", dari Kampus Mana Saja?

Edukasi
Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

Sering Kehilangan Semangat Belajar? Coba Lakukan Hal Ini!

BrandzView
Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Kisah Ayah Inspiratif, dari Buruh Tani hingga Antar Anak Tiap Hari

Edukasi
Upaya Menyandingkan 'Habibie Award' Jadi Sekelas 'Nobel'

Upaya Menyandingkan "Habibie Award" Jadi Sekelas "Nobel"

Edukasi
Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Wahai Mahasiswa yang Hobi Rebahan, Ini 7 Pekerjaan Sampingan Cocok Buat Kamu

Edukasi
Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima 'Habibie Award 2019'

Berjasa Bidang Pengetahuan, Ini 5 Penerima "Habibie Award 2019"

Edukasi
Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional 'John Maddox Prize 2019'

Prof. Bambang Hero Saharjo Raih Penghargaan Internasional "John Maddox Prize 2019"

Edukasi
Close Ads X