4 Pesan Presiden Jokowi Seputar Dunia Pendidikan untuk Nadiem Makarim

Kompas.com - 04/11/2019, 09:34 WIB
Mendikbud Nadiem Makarim saat mengunjungi perpustakaan Kemendikbud usai upacara serah terima jabatan di lingkungan Kemendikbud, Jakarta (23/10/2019). DOK. SAHABAT KELUARGA KEMENDIKBUD/FUJI RACHMANMendikbud Nadiem Makarim saat mengunjungi perpustakaan Kemendikbud usai upacara serah terima jabatan di lingkungan Kemendikbud, Jakarta (23/10/2019).

KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan pesan khusus kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ( Mendikbud) Nadiem Makarim terkait beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pemajuan pendidikan di Indonesia.

Salah satunya diingatkan Jokowi saat rapat terbatas di Kantor Presiden, Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Presiden Jokowi mengingatkan Mendikbud Nadiem terkait kondisi pemerataan pendidikan Indonesia, standardisasi kualitas pendidikan, kurikulum, dan harapan Presiden untuk penerapan teknologi dalam sistem pendidikan.

Berikut beberapa pesan Jokowi yang juga disampaikan di depan menteri-menteri Kabinet Indonesia Maju lainnya di Kantor Presiden, Jakarta.

1. Indonesia bukan hanya Jakarta

Jokowi mengatakan, wilayah Indonesia bukan hanya Jakarta, melainkan ada provinsi-provinsi lain. Untuk itu, Presiden meminta Nadiem betul-betul juga memperhatikan wilayah lain di Indonesia yang memiliki belasan ribu pulau.

Baca juga: Mas Nadiem, Ini 11 Pesan Guru Nusantara untuk Pendidikan Indonesia

"Pak Mendikbud, tolong dilihat betul negara kita bukan hanya Jakarta, bukan hanya Jawa, dari Sabang sampai Merauke, dari Miangas sampai Pulau Rote, ada 17.000 pulau, 514 kabupaten/kota," kata Jokowi.

Jokowi kembali menegaskan kepada Nadiem untuk melihat keadaan pendidikan di pulau-pulau seperti Halmahera dan Rote. Pulau Rote merupakan salah satu wilayah terluar di sebelah selatan Indonesia.

2. Standardisasi kualitas pendidikan

Jokowi juga telah meminta Mendikbud untuk membuat standardisasi kualitas pendidikan berdasarkan kondisi yang ada di berbagai wilayah Indonesia.

Salah satu cara yang bisa dilakukan, menurut Jokowi, adalah membangun sistem atau aplikasi pendidikan.

Jokowi menegaskan, Indonesia harus memiliki standar kualitas pendidikan merata.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X