"Nitrackers" SMAN 1 Tangerang, Ajang Pembuktian Belajar Tidak Selalu di Kelas

Kompas.com - 05/11/2019, 20:08 WIB
SMAN 1 Kota Tangerang, Banten menggelar ajang pensi (pentas seni) siswa bertajuk Nitrackers 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan (2/11/2019). DOK. SMAN 1 TANGERANGSMAN 1 Kota Tangerang, Banten menggelar ajang pensi (pentas seni) siswa bertajuk Nitrackers 2019 di ICE BSD, Tangerang Selatan (2/11/2019).

KOMPAS.com – Proses belajar tidak melulu harus dibatasi di dalam kelas. Hal ini coba dibuktikan SMAN 1 Kota Tangerang, Banten saat menggelar ajang pensi (pentas seni) siswa bertajuk "Nitrackers 2019" di ICE BSD, Tangerang Selatan (2/11/2019).

“Nitrackers” sendiri merupakan akronim dari SMAN 1 Tangerang Cipta, Kreasi, Edukasi, dan Ruang Seni.

Puncak acara SMAN 1 Tangerang ini menghadirkan beberapa bintang tamu seperti; Isyana Sarasvati, Pamungkas, Glenn Fredly, Roycdc, Maliq and D’essentials, dan mengangkat tema “Defying the Odds, Face the Unexpected”.

Harapannya melalui penyelenggarana ini seluruh siswa diajak untuk siap menghadapi masa depan yang tak terduga.

“Kita harus bisa siap dengan apa yang akan datang. Jadi expect the unexpected, kita hidup di dunia ini ‘kan gak akan tahu kedepannya gimana, dan kita harus siap menjalankannya,” kata Raja Latuconsina, Ketua Pelaksana Nitrackers 2019.

Mengatur waktu belajar dan persiapan

Adik dari Prilly Latuconsina sendiri mengaku bahwa cukup banyak anggota panitia mengorbankan waktu belajar guna menyukseskan gelaran pensi ini. 

Baca juga: Puisi Siswi SMA untuk Penderita Gangguan Jiwa yang Bikin Hadirin Tertunduk Haru

“Jujur, (akademis) pasti terganggu sih. Karena ‘kan waktu akademisnya pasti kepotong. Kalau saya sih sebenarnya gak les, cuman kan teman-teman ada yang lesnya setiap hari dan dia harus bisa bagi waktu ke Nitrackers, dan mau gak mau dia harus memprioritaskan Nitrackers,” ucapnya.

Tidak hanya itu,  dengan persetujuan guru piket sering kali panitia harus keluar dari kelas untuk melakukan rapat minimal dua sampai tiga kali dalam seminggu.

“Selama acara ini disusun, kita pasti ada rapat seminggu bisa dua sampai tiga kali. Dan itu mau gak mau kita harus keluar kelas karena istirahat cuma 15 menit dan gak mungkin rapat 15 menit kelar. Tapi, kita selalu izin ke guru piket, jadi gurunya juga tau kalau kita gak masuk kelas,” kata siswa kelas 12 peminatan IPS ini.

Kepala Sekolah SMAN 1 Kota Tangerang, Tatang Sutardy menyampaikan meski sibuk dengan persiapan acara, akademik siswa tetap diprioritaskan. Bergantian siswa diberikan dispensasi bertugas sebagai panitia di hari yang telah ditentukan.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X