Kompas.com - 11/11/2019, 22:50 WIB

Ia menambahkan, "Juga untuk cangkang kapsul rumput laut ini yang sudah pasti halal. Juga dengan harga relatif sama yang dibuat negara lain yang masih basisnya hewani."

Dalam kesempatan sama, Menristek juga melhat fasilitas uji Balai Teknologi Hidrodinamika BPPT (BTH-BPPT). Balai Teknologi Hidrodinamika melaksanakan pelayanan jasa pengujian bidang hidrodinamika untuk kapal dan bangunan apung lainnya.

Melalui inovasi dan layanan teknologi, BTH-BPPT terus ber-transformasi agar dapat memberikan pelayanan teknologi hidrodinamika terbaik kepada para pengguna layanan BTH, mendorong Indonesia menjadi poros maritim dunia.

Sebagai fasilitas pengujian hidrodinamika teknologi bidang perkapalan dan bangunan apung lainnya dilengkapi dengan fasilitas modern berskala industri dan terbesar di Asia Tenggara. Selain itu BTH juga dilengkapi fasilitas pendukung lainnya yaitu Bengkel Model Kapal, Bengkel Mesin, Bengkel Model Propeller dan Drawing Office.

Mendorong komersialisasi riset

Kepala BRIN Bambang Brodjonegoro menyampaikan harapan atas capaian inovasi yang dilakukan ITS, Unair dan BPPT. "Harapan kami tentu nantinya produk ini dapat diproduksi secara massal dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat secara umum," ujarnya.

"Intinya, penelitian dan inovatif mengenai otomotif dan kesehatan sudah masuk dalam prioritas riset nasional, sehingga nanti tentunya ada alokasi anggaran untuk mendukungnya dan kita akan dorong (lewat) forum dunia usaha," tambah Bambang.

Ia mengharapkan dunia usaha dapat ambil bagian dalam memperkuat kolaborasi triple helix (perguruan tinggi, dunia usaha dan pemerintah) dalam mendorong hilirisasi hasil penelitian dan inovasi perguruan tinggi.

"Harapan kami dunia usaha dapat terjun langsung untuk product development dari temuan-temuan ini," ujarnya.

Ia menyampaikan pihaknya akan mendukung penuh hasil hasil inovasi yang sudah terbukti, atau prototipe yang sudah teruji di laoangan untuk kemudian didorong menjadi produk dari sektor swasta atau BUMN nantinya.

"Intinya sampai (perguruan tinggi) berhasil melakukan komersialisasi dari produknya. Itu yang menjadi prioritas kami," tutup Menristek.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.