Perkuat "Link and Match", Kawan Lama Gelar Workshop Dosen Nasional

Kompas.com - 16/11/2019, 16:27 WIB
PT Kawan Lama Sejahtera bersama Kemristekdikti menggelar Seminar dan Workshop Nasional Penerapan Ilmu Pengukuran Geometrical Dimensioning & Tolerancing (GD & T) di Dunia Industri Serta Pengembangannya ke Industri 4.0 di Auditorium Kawan Lama Cikarang (5-6/11/2019). DOK. KAWAN LAMAPT Kawan Lama Sejahtera bersama Kemristekdikti menggelar Seminar dan Workshop Nasional Penerapan Ilmu Pengukuran Geometrical Dimensioning & Tolerancing (GD & T) di Dunia Industri Serta Pengembangannya ke Industri 4.0 di Auditorium Kawan Lama Cikarang (5-6/11/2019).

KOMPAS.com - Memasuki tantangan di era Industri 4.0, dosen diharapkan bisa membuka diri dan kesempatan untuk lebih peka terhadap perubahan. Para dosen didorong untuk terus meningkatkan kompetensi, mulai dari pengetahuan, skill serta cara berpikirnya.

Mendorong peran serta dosen, PT Kawan Lama Sejahtera bersama Kemristekdikti menggelar Seminar dan Workshop Nasional "Penerapan Ilmu Pengukuran Geometrical Dimensioning & Tolerancing (GD & T) di Dunia Industri Serta Pengembangannya ke Industri 4.0"

Acara yang digelar 5-6 November 2019 di Auditorium Kawan Lama Cikarang didukung brand Jepang, Mitutoyo dan dihadiri dosen dari berbagai politeknik dan universitas di Indonesia. Tidak kurang 68 universitas dan politeknik mengikuti seminar dan workshop ini.

Sinergi pendidikan dan industri

Industri manufaktur, khususnya otomotif menjadi titik perhatian dalam gelaran nasional Kawan Lama ini, agar makin kompetitif dalam persaingan, manufaktur otomatif dituntut terus menjamin kualitas produksi tentu semakin jadi tuntutan.

Baca juga: Menristekdikti: PMMB Link and Match Pendidikan Tinggi dan Industri

Perkembangan teknologi dan industri otomotif yang pesat perlu diimbangi Sumber Daya Manusia (SDM) melek teknologi, khususnya lulusan politeknik dan universitas yang mampu mendukung industri di masa mendatang menjadi sangat penting.

Untuk itu penerapan Geometrical Dimensioning and Tolerancing (GD & T)  jadi kunci utama proses quality control (QC) produksi wajib tercipta. Lewat workshop ini, Kawan Lama ingin berkontribusi, dengan mendekatkan dan sinergikan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

"Kami berharap dengan kegiatan ini, para dosen bisa mendapatkan wawasan dan informasi tentang dunia industri sekarang ini, khususnya untuk alat pengukuran, mulai dari aplikasinya, penggunaan, serta level dari alat ukur yang digunakan. Nantinya, informasi ini bisa dibagikan ke peserta didik mereka,” ujar Albertus Primusanto, Direktur PT Kawan Lama Sejahtera.

Acara ini didukung narasumber ahli di bidangnya yakni; Sugeng (Quality Plant Operation Karawang 1, Department Head of PT Astra Honda Motor), David Chau (Head of Engineering Solution Group Mitutoyo Asia Pasific Pte Ltd. Singapore), Andy Hung (Director of Feeler Asia Area), dan Chan Hai Kiang (Representative South East Asia of Roders -German).

Interaksi dosen dan pelaku industri

PT Kawan Lama Sejahtera bersama Kemristekdikti menggelar Seminar dan Workshop Nasional Penerapan Ilmu Pengukuran Geometrical Dimensioning & Tolerancing (GD & T) di Dunia Industri Serta Pengembangannya ke Industri 4.0 di Auditorium Kawan Lama Cikarang (5-6/11/2019).DOK. KAWAN LAMA PT Kawan Lama Sejahtera bersama Kemristekdikti menggelar Seminar dan Workshop Nasional Penerapan Ilmu Pengukuran Geometrical Dimensioning & Tolerancing (GD & T) di Dunia Industri Serta Pengembangannya ke Industri 4.0 di Auditorium Kawan Lama Cikarang (5-6/11/2019).

Dengan adanya sharing pelaku dunia industri dalam aplikasi alat ukur, ke depannya diharapkan dapat membantu dosen dan dunia pendidikan untuk lebih mendekatkan diri pada dunia industri. Link and match dunia pendidikan dan industri menjadi terobosan mempersempit celah antar keduanya.

Dosen harus banyak berinteraksi dengan para pelaku industri, seperti saat ini. Kemudian juga kunjungan ke dunia industri, sehingga semakin membuka wawasan para dosen untuk meningkatkan kemampuan mereka,” ungkap Hendra Suryanto, Kasubdit Pendidikan Vokasi dan Profesi Kemenristekdikti.

Menurut Sugeng, Quality Plant Operation Karawang 1 Department Head PT Astra Honda Motor, mahasiswa D3 dan S1 selama ini banyak belajar tentang proses, namun metrologinya masih minim.

Padahal ilmu metrologi ini sangat bermanfaat bagi mereka yang nanti bekerja di industri manufaktur untuk proses produksi mesin otomotif seperti casting (pengecoran), machining (permesinan), painting (pengecatan), welding (pengelasan), dan assembling (perakitan).

Acara ini merupakan rangkaian acara workshop guru yang telah dilaksanakan bulan Oktober lalu. PT Kawan Lama Sejahtera menyampaikan masih akan terus menggelar rangkaian kegiatan edukasi hingga tahun 2020 dan seterusnya.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X