Kisi-kisi UN 2020 SMA Jurusan Bahasa: Mapel Bahasa Arab

Kompas.com - 13/01/2020, 20:01 WIB
Ilustrasi siswa SMA mengerjakan UNKP. KOMPAS.com/ALBERTUS ADITIlustrasi siswa SMA mengerjakan UNKP.


KOMPAS.com - Bulan Maret 2020, siswa kelas 12 SMA/Sederajat akan mengikuti Ujian Nasional (UN) 2020. Karena waktunya sudah dekat, maka segera persiapkan diri dengan baik.

Jika ingin mendapat nilai memuaskan, maka kamu harus belajar dengan rajin. Salah satunya mengetahui kisi-kisi dari UN 2020. Kisi-kisi ini dikeluarkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

Jika sebelumnya sudah dibahas mengenai kisi-kisi UN 2020 untuk SMA/Sederajat mata pelajaran (mapel) Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia dan Bahasa Inggris, kali ini Kompas.com membahas untuk jurusan Bahasa, mapel Bahasa Arab.

Baca juga: Kisi-kisi UN 2020 SMA Jurusan Bahasa: Mapel Sastra Indonesia,

Level kognitif

Pada level kognitif pengetahuan dan pemahaman, siswa harus mengenal, mengeja, mengidentifikasi, dan menentukan topik.

Lingkup materi

  • Membaca (Qira'ah): siswa memiliki pemahaman terhadap informasi tersurat dengan memperhatikan tanda baca (harakat) berdasarkan wacana berupa tabel, gambar, grafik, atau teks seputar al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, al-’usrah, al-hayat al-yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.
  • Kosa kata (Mufradat): siswa memiliki kemampuan mengenal berbagai kosa kata dan ungkapan komunikatif berdasarkan konteks mengenai al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, al-usrah, al-hayat al- yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.
  • Materi yang berkaitan dengan cara menyapa, cara berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin, instruksi, memperkenalkan diri, cara memberi tahu, cara menanyakan, cara meminta, cara menawarkan, cara meminta perhatian, memuji, merespons, sinonim, antonim, dan makna kata.
  • Unsur kebahasaan (Tarkib/Qawaid): siswa memiliki kemampuan mengenal struktur teks/pola kalimat berdasarkan konteks mengenai mubtada’, khabar, fi’il, fa’il, maf’ul bih, huruf jar, isim isyarah.
  • Juga kalimat istifham, isim mufrad/mutsanna/jama’, fi’il madhi, mudhari’, ’amr, isim tafdhil, dharaf, na’at, dhamir muttasil, dhamir munfashil, shighat ta’ajub.

Level aplikasi

Pada level kognitif aplikasi, siswa harus mengartikan, menggunakan, menerapkan, menginterpretasi, dan menyusun.

Lingkup materi

  • Membaca (Qira'ah): siswa mampu mengaplikasikan pemahaman terhadap informasi berdasarkan wacana berupa tabel, gambar, grafik, atau teks seputar al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, al-usrah, al-hayat al-yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.
  • Kosa kata (Mufradat): siswa memiliki kemampuan untuk menerapkan kosa kata dan ungkapan komunikatif berdasarkan konteks seputar al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, al-usrah, al-hayat al-yaumiyyah, al-hiwayah, al- rihlah.
  • Tentu yang berkaitan dengan cara menyapa, cara berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin, instruksi, memperkenalkan diri, cara memberi tahu, cara menanyakan, cara meminta, cara menawarkan, cara meminta perhatian, memuji, merespons, sinonim, antonim, dan makna kata.
  • Unsur kebahasaan (Tarkib/Qawaid): siswa memiliki kemampuan menerapkan struktur teks/pola kalimat berdasarkan konteks mengenai mubtada’, khabar, fi’il, fa’il, maf’ul bih, huruf jar, isim isyarah, kalimat istifham, isim mufrad/mutsanna/jama’, fi’il madhi, mudhari’, ’amr, isim tafdhil, dharaf, na’at, dhamir muttasil, dhamir munfashil, shighat ta’ajub.

Level penalaran

Pada level kognitif penalaran, siswa harus mampu menganalisis, mengevekuasi, dan menyimpulkan.

Lingkup materi

Baca juga: Kisi-Kisi UN Sudah Diberikan, Ini 5 Tips Mempersiapkan Ujian Nasional

  • Membaca (Qira'ah): siswa memiliki kemampuan menyimpulkan wacana berupa tabel, gambar, grafik, atau teks seputar al-ta’aruf, al-hayat fil madrasah, al-usrah, al-hayat al-yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.
  • Kosa kata (Mufradat): siswa memiliki kemampuan menganalisis dan menyimpulkan kosakata berdasarkan konteks seputar al-ta’aruf, al- hayat fil madrasah, al-usrah, al-hayat al- yaumiyyah, al-hiwayah, al-rihlah.
  • Tentu yang berkaitan dengan cara menyapa, cara berpamitan, mengucapkan terima kasih, meminta maaf, meminta izin, instruksi, memperkenalkan diri, cara memberi tahu, cara menanyakan, cara meminta, cara menawarkan, cara meminta perhatian, memuji, merespons, sinonim, antonim, dan makna kata.
  • Unsur kebahasaan (Tarkib/Qawaid): siswa memiliki kemampuan menganalisis struktur teks/pola kalimat berdasarkan konteks mengenai mubtada’, khabar, fi’il, fa’il, maf’ul bih, huruf jar, isim isyarah, kalimat istifham, isim mufrad/mutsanna/jama’, fi’il madhi, mudhari’, ’amr, isim tafdhil, dharaf, na’at, dhamir muttasil, dhamir munfashil, shighat ta’ajub.

Jadwal UN 2020 SMA/MA/Sederajat

1. Sinkronisasi Data: 27-28 Maret 2020

2. Pelaksanaan Ujian: Kamis 30 Maret - 2 April 2020

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X