Kompas.com - 26/01/2020, 16:15 WIB
Ilustrasi mahasiswa Public Relation. KOMPAS.com/ALBERTUS ADITIlustrasi mahasiswa Public Relation.

KOMPAS.com - Bagi kamu yang saat ini masih duduk di bangku kelas XII SMA atau SMK, pasti sudah mulai 'ancang-ancang' ingin kuliah di mana nantinya.

Selain ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) 2020 atau Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020, kamu juga bisa memilih kampus swasta sesuai keinginanmu.

Tapi Sebelum memilih kampus, kamu harus menentukan jurusan atau program studi apa yang pas dengan minat dan bakatmu. Kalau bisa, kamu jangan asal pilih ya...

Mengutip dari laman Universitas Pasundan (Unpas), berikut 7 tips memilih jurusan kuliah yang tepat buat kamu.

Baca juga: Ingin Jadi Guru? Yasbil Tawarkan Beasiswa Penuh Kuliah di PTN Ternama

1. Pahami potensi diri

Sebaiknya, sebelum memutuskan untuk mengambil jurusan tertentu dan berjuang untuk masuk ke sana, lebih baik kamu kenali dulu potensi diri.

Misal kamu punya potensi di bidang Sains dan Matematika, tentu jurusan yang ada hubungannya dengan hal ini lebih didahulukan. Contohnya saja jurusan Statistika atau Pendidikan Dokter.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tapi sebaliknya, kalau kamu memiliki potensi di bidang Bahasa Asing dan Sastra, jurusan Sastra Inggris atau bahasa lain bisa diambil sesuai dengan kemampuan.

Beberapa orang mungkin bisa dengan mudah mengambil jurusan dari IPA dan IPS. Namun, alangkah lebih baik kalau jurusan yang diambil didasari dari kemampuan diri sendiri. Dengan begitu aktivitas kuliah yang nantinya akan diambil tidak memberatkan.

2. Kenali passion dimiliki

Modal utama lainnya ialah passion atau hasrat. Jika kamu memiliki kemampuan di bidang Sains, tapi ternyata minat dan keinginan berada di jurusan Bahasa karena memang menyukai sastra.

Karenanya, kamu bisa mengambil jurusan yang agak berseberangan dengan kemampuan. Namun, satu hal yang perlu diingat adalah passion yang dimiliki harus benar-benar kuat, bahkan menjadi salah satu hobi.

Kalau passion sudah mengalahkan segalanya, belajar pun juga akan berjalan dengan penuh kegembiraan. Artinya, kamu akan enjoy kuliah di jurusan tersebut.

3. Sesuaikan biaya kuliah

Untuk biaya kuliah, setiap jurusan berbeda-beda. Ada yang cukup mahal hingga ratusan juta rupiah dan ada yang kurang dari sepuluh juta rupiah.

Baca juga: 4 Jurusan Kuliah Kekinian dengan Prospek Karier Menjanjikan

Kalau kamu ingin kuliah di jurusan apa pun, pertimbangkan keuangan dari orangtua. Jangan sampai mengambil jurusan yang cukup mahal biaya pendidikannya, tapi orangtua tidak mampu membiayainya.

Jadi, sebaiknya kamu diskusi dengan orangtua dahulu terkait dengan jurusan yang akan diambil dan pertimbangan biayanya. Kalau orangtua bisa mengusahakan, kamu tidak akan kebingungan, tapi kalau sulit direalisasikan ya kamu bisa mengambil jurusan lain atau mencari beasiswa.

4. Lihat peluang kerja

Semua jurusan kuliah memiliki peluang pekerjaan masing-masing. Misal jurusan Manajemen Pariwisata, nanti yang akan bekerja di sektor pariwisata dan perencanaannya. Kalau mengambil jurusan Keperawatan, peluang pekerjaan bisa didapatkan di rumah sakit atau klinik di seluruh dunia.

Ambil jurusan yang sekiranya memiliki peluang pekerjaan cukup tinggi. Percuma jika mengambil yang terlihat keren tapi peluang kerjanya sangat rendah. Lihat alumni dari jurusan yang akan kamu ambil agar tahu jenis pekerjaan apa saja bisa dimasuki.

5. Lakukan riset

Lakukan riset terkait dengan jurusan yang akan kamu ambil. Riset ini bisa dilakukan dengan mencari tahu lokasi, mata kuliah, lulusan, biaya kuliah persemester, hingga profil dari jurusan. Riset ini akan membuat kamu semakin yakin apakah akan mengambil jurusan tersebut atau tidak.

Baca juga: 7 Jurusan Kuliah Teknik untuk Anak IPA, Berikut Prospek Kariernya

Sebelumnya,buat daftar beberapa jurusan kuliah yang kemungkinan besar kamu memiliki minat dan kemampuan di sana. Bandingkan satu demi satu jurusan itu untuk mendapatkan 2-3 jurusan terbaik. Dari sini kamu bisa menaruhnya sebagai pilihan dan menunggu hasil ujian yang nantinya dilakukan.

6. Tidak ikut teman

Sepele tapi ini bisa merugikan jika kamu salah pilih jurusan hanya gara-gara ikut-ikutan teman saja. Apa pun alasannya jangan sesekali mengikuti teman atau mungkin kekasih kalau mengambil jurusan kuliah. Hanya pilih jurusan yang sesuai minat dan kemampuanmu.

Meski beda jurusan dengan temanny, tapi tidak masalah kalau nantinya kamu tidak memiliki teman di awal kuliah. Seiring dengan berjalannya waktu, teman juga akan datang sendiri. Fokuslah dengan apa yang akan diperoleh. Dengan begitu, situasi sesulit apa pun bisa diatasi dengan mudah.

7. Konsultasi dengan ahli

Tips terakhir ini jika kamu benar-benar buta dengan jurusan apa saja yang akan diambil. Maka solusinya, lakukan konsultasi.

Konsultasi ini bisa dilakukan dengan guru, orangtua, kakak tingkat, atau siapa saja yang lebih ahli dalam bidang ini.

Sebelum tes masuk perguruan tinggi, usahakan memiliki jurusan yang akan dituju. Jangan asal memilih karena kalau terlanjur masuk dan kamu tidak menikmatinya, peluang kuliah cepat lulus akan rendah.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.