Kompas.com - 30/01/2020, 18:39 WIB
 Bahasa Jepang mutlak diperlukan mahasiswa untuk menjalani kehidupan sehari-harinya dengan nyaman di Negara Sakura itu. Setelah masuk TIU, pihak universitas menyediakan kurikulum khusus untuk pembelajaran bahasa Jepang. M Latief/KOMPAS.com Bahasa Jepang mutlak diperlukan mahasiswa untuk menjalani kehidupan sehari-harinya dengan nyaman di Negara Sakura itu. Setelah masuk TIU, pihak universitas menyediakan kurikulum khusus untuk pembelajaran bahasa Jepang.

KOMPAS.com - Jepang saat ini merupakan salah satu destinasi wisata favorit turis Indonesia. Kebudayaan Jepang juga telah sejak lama masuk ke Indonesia melalui film, fashion, kuliner, dan aspek-aspek lainnya.

Nah, di Indonesia sendiri banyak perguruan tinggi yang menyediakan pilihan program studi (prodi) Sastra Jepang.

Beberapa perguruan tinggi yang menyediakan prodi Sastra Jepang seperti Universitas Indonesia, Universitas Gajah Mada, Universitas Bina Nusantara, dan lainnya.

Baca juga: Beasiswa Mahasiswa S1, 1 Tahun Belajar Budaya Langsung di Jepang

Di prodi Sastra Jepang, kamu akan mempelajari bahasa, kebudayaan, menulis huruf kanji dan lainnya.

Lalu, apa sih potensi karier setelah lulus dari Sastra Jepang? Berikut potensi lulusan Sastra Jepang seperti dikutip dari Rencanamu.id.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

1. Penerjemah/Intepreter

Penerjemah merupakan profesi yang melakukan pekerjaan menerjemahkan satu bahasa ke bahasa lain, baik bahasa lisan maupun isyarat.

Jika kamu bekerja sebagai penerjemah atau intepreter, tugas yang biasanya dikerjakan adalah menerjemahkan pesan secara bersamaan maupun berurutan ke dalam bahasa tertentu dan bisa secara lisan ataupun bahasa isyarat.

Sebagai penerjemah, kamu dituntut untuk sebisa mungkin menjaga konten, konteks, dan gaya bahasa agar tak banyak berubah setelah diterjemahkan.

Tugas lainnya adalah menentukan pernyataan yang diterjemahkan dan mempersiapkan terjemahannya menggunakan sistem elektronik pendengaran jika diperlukan.

Kamu juga akan ditugaskan untuk membaca materi-materi tertulis seperti dokumen hukum, karya ilmiah, atau berita dan menuliskan ulang materi tersebut ke dalam bahasa tertentu.

Setiap perusahaan yang merekrutmu menjadi penerjemah atau intepreter akan memberikan tugas-tugas yang berbeda tergantung apa yang dibutuhkan.

2. Penulis

Kalau kamu suka menulis, salah satu pekerjaan yang cocok untuk lulusan Sastra Jepang adalah menjadi penulis. Kamu bisa menjadi penulis mulai dari copywriter, penulis perjalanan, penulis artikel, atau buku cerita yang berdasarkan dari cerita-cerita tradisional Jepang.

Di prodi Sastra Jepang, kamu akan diajarkan untuk mengulik berbagai macam karya sastra seperti kritik sastra. Setelah lulus, tentu kamu bisa lebih mendalam dalam segi menulis.

3. Tenaga pendidik

Bekerja menjadi guru bahasa Jepang setelah lulus dari Sastra Jepang pun bisa kamu coba. Tentunya, kamu perlu melengkapi diri dengan sertifikat mengajar melalui kursus atau kelas tambahan.

Sejumlah sekolah di Indonesia biasanya menawarkan pilihan bahasa Jepang. Selain itu, kamu bisa mengajar bahasa Jepang di lembaga bahasa asing.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.