Selain Pengacara, 6 Pekerjaan ini Buat Prodi Hukum Digemari Anak IPS

Kompas.com - 13/02/2020, 19:00 WIB
ilustrasi hakim shutterstockilustrasi hakim

KOMPAS.com - Ilmu Hukum merupakan salah satu program studi (prodi) atau jurusan yang hampir selalu dibanjiri oleh peminat setiap tahunnya. Prospek kerja yang jelas membuat jurusan ini menjadi yang terfavorit anak IPS.

Hanya saja, masih banyak orang yang menyangka kalau pekerjaan lulusan Ilmu Hukum hanya sebatas menjadi pengacara. Padahal, bidang kerjanya sangat luas dan menjanjikan.

Pasalnya, hampir semua industri bahkan masyarakat membutuhkan bagian hukum untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan hukum, contoh sederhananya surat perjanjian jual beli, utang piutang, perjanjian kerja, hingga akte tanah.

Baca juga: PTN Paling Sulit Ditembus di SBMPTN, Intip Skor UTBK dan Keketatannya

Melansir Rencanamu.id, berikut prospek kerja menjanjikan untuk para lulusan Ilmu Hukum.

1. Notaris

Salah satu profesi yang cukup menjanjikan untuk para lulusan ilmu hukum adalah Notaris. Notaris merupakan Pejabat Umum yang berwenang untuk membuat Akta Otentik.

Selain itu, seorang notaris juga bertugas untuk menjamin kepastian tanggal pembuatan akta, menyimpan akta, hingga salinan dan kutipan akta.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Profesi Notaris banyak diincar oleh lulusan ilmu hukum karena mengurus berbagai dokumen-dokumen penting seperti akta tanah, pendirian rumah, perusahaan, hingga yayasan, seakan tak akan pernah ada habisnya.

Jadi, profesi yang satu ini bisa dibilang memiliki masa depan cerah.

2. Staf Legal

Seorang lulusan ilmu hukum juga bisa bekerja di perusahaan pemerintah maupun swasta sebagai staf legal. Kamu akan banyak berurusan dengan surat perjanjian kerja, dokumen-dokumen aset, kontrak, hingga dokumen-dokumen bisnis lain yang membutuhkan pengetahuan akan regulasi hukum.

Hampir semua perusahaan membutuhkan staf hukum termasuk membutuhkan jasa konsultan hukum dalam menjalankan bisnisnya.

3. HRD

Divisi HRD tidak hanya mengurusi pengembangan dan pengelolaan sumber daya manusia, namun juga aturan-aturan yang terikat hukum antara karyawan dengan perusahaan. Sehingga, sarjana hukum juga dibutuhkan di divisi ini.

Selain itu, lulusan ilmu hukum di divisi HRD juga bertugas membantu pekerja dan perusahaan dalam mengatur hak-hak dan kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan maupun pekerja, misalnya pengaturan terkait BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan.

4. Hakim

Profesi ini menjadi salah satu yang paling populer di kalangan anak-anak Hukum karena menjadi profesi puncak yang sangat prestisius.

Meski menawarkan gaji tinggi, menjadi seorang hakim bukanlah perkara mudah. Selain tanggung jawab yang besar, jenjang yang harus kamu lalui juga cukup panjang.

5. Jaksa

Profesi lainnya yang masih terkait dengan dunia peradilan adalah Jaksa. Jaksa adalah pegawai pemerintah dalam bidang hukum yang bertugas menyampaikan dakwaan atau tuduhan dalam proses pengadilan terhadap orang yang diduga telah melanggar hukum.

Menurut Pasal 54 ayat [2] UU No. 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman, tugas dan kewenangan jaksa adalah sebagai penuntut umum dan pelaksana (eksekutor) putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dalam perkara pidana.

Baca juga: 5 Pilihan Prodi Soshum yang Masih Dilirik Perusahaan Migas

Seperti hakim, profesi Jaksa juga merupakan salah satu profesi yang menjanjikan karena menawarkan gaji yang cukup tinggi.

6. Diplomat

Diplomat tak hanya milik lulusan Hubungan Internasional. Lulusan Ilmu Hukum juga bisa berkarier sebagai diplomat. Terlebih bila konsentrasi studi yang diambil ialah Hukum Internasional.

Konsentrasi Hukum Internasional bisa dibilang masih cukup baru. Namun, prospek kariernya cukup luas mengingat banyak wilayah yang belum terkena jangkauan perlindungan hukum.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X