Kompas.com - 19/02/2020, 18:24 WIB
Ilustrasi. Ilustrasi.

KOMPAS.com - Ada banyak kesempatan keluar negeri saat menjalani pendidikan mulai dari pertukaran pelajar/mahasiswa hingga mengikuti workshop. Namun, ada yang tak kalah seru untuk dicoba yaitu kegiatan volunteering.

Kamu bisa menemukan tawaran kegiatan volunteering ke luar negeri dari berbagai organisasi seperti AISEC, WWOOF, United Nations Volunteer, dan lainnya. Kamu bisa menemukan beragam tawaran kegiatan volunteering yang menarik untuk dicoba di luar negeri.

Nah, volunteering punya banyak manfaat seperti belajar beradaptasi di lingkungan yang berbeda budaya, belajar bahasa asing, dan melatih kemandirian. Selain itu, kamu juga bisa menambah jejaring pertemanan lintas negara.

Gimana, tertarik mencoba volunteering ke luar negeri? Sebelum mencoba, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan nih. Simak informasinya seperti dikutip dari Rencanamu.id.

1. Ketahui organisasi atau lembaga yang menyelenggarakan kegiatan volunteer

Hal pertama yang perlu kamu lakukan sebelum ikut kegiatan volunteering ke luar negeri adalah mencari tahu organisasi atau lembaga yang menyelenggarakan kegiatan volunteer.

Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui rekam jejak organisasi atau lembaga penyelenggara kegiatan volunteer.

Baca juga: Yuk, Ikut Workshop Membangun Budaya Damai di Korea, Bebas Biaya

Setelah mengetahui rekam jejak, kamu bisa memutuskan apakah lembaga tersebut kredibel atau tidak.

2. Biaya mengikuti kegiatan volunteer

Siapa yang berpikir kegiatan volunteering itu gratis? Memang ada sebagian kegiatan volunteering yang bebas biaya, tetapi ada juga beberapa organisasi atau lembaga yang membebankan biaya untuk peserta volunteering.

Mungkin kalian akan berpikir "Kita sudah membantu mereka, kok harus membayar?". Ya, setiap organisasi memiliki kebijakan yang berbeda dalam pembiayaan seperti penerapan biaya administrasi di tempat kegiatan volunteering.

Oleh karena itu, pastikan cari tahu biaya administrasi sebelum melamar kegiatan volunteering. Jika menggunakan mata uang asing, cari tahu konversinya ke dalam rupiah.

3. Kegiatan selama volunteering

Sebelum ikut kegiatan volunteering, cari tahu apa kegiatan yang bakal kamu ikuti. Jangan sampai ikut program volunteering tetapi kamu tak tahu tentang kegiatannya.

Hal tersebut terkait persiapan sebelum berangkat volunteering ke luar negeri. Salah satu contoh kasus seperti di salah satu kegiatan volunteering yaitu fashion show baju daerah.

Nah, kamu tak tahu ada acara itu dan tak membawa baju adat. Kamu pasti akan kesulitan mencari jasa penyewaan baju adatmu di luar negeri.

4. Ketahui biaya hidup di negara tujuan

Terkait dengan pembiayaan kegiatan volunteering, pastikan kamu sudah mengetahui seluruh detil bahkan hingga biaya hidup di negara tujuan.

Baca juga: 7 Prospek Karier Lulusan Sastra Jepang, Salah Satunya Pemandu Wisata

Saat mengetahui biaya hidup di negara tujuan, kamu bisa menghitung berapa besar pengeluaran dan mempersiapkan diri dengan menabung.

5. Ketahui berapa lama pembuatan visa

Urusan visa adalah salah satu hal yang paling penting nih. Kamu mesti mengetahui pengurusan visa seperti mengurus di negara asal atau hanya visa on arrival alias di negara tujuan.

Jika harus mengurus di negara asal, kamu perlu mengetahui lama pembuatan visa. Jangan sampai kamu mendadak untuk mengurus visa.

Kamu juga mesti memastikan durasi visa yang kamu dapatkan sesuai dengan lama kegiatan volunteering.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X