Kompas.com - 19/02/2020, 20:24 WIB
Ilustrasi irigasi Kementerian PUPRIlustrasi irigasi

Dengan menggunakan aplikasi ini, lanjutnya, seorang perancang tidak lagi memerlukan waktu berhari-hari untuk mempertimbangkan debit, diameter pipa, kecepatan air, dan lain-lain.

Saat dikonfirmasi Kompas.com, Michael mengatakan pembuatan perangkat lunak tersebut dilakukan sejak lama awal 2018.

Awalnya ide tersebut hanya digunakan untuk optimasi jalur perpipaan kapal karena tingkat kerumitan yang tinggi dan memakan waktu yang lama serta hasil desain manual yang tidak optimal dan juga mahal.

"Untuk saat ini (aplikasi) hanya dapat dioperasikan untuk sistem operasi Windows," kata Michael saat dihubungi Kompas.com, Rabu (19/2/2020).

Ketiga mahasiswa FTUI telah melakukan uji coba perangkat lunak pada jaringan irigasi primer pasir salam 3 kiri di daerah irigasi Panulisan, Cilacap.

Awal mulanya, desain instalasi pipa primer yang dilakukan secara manual membutuhkan biaya material dan pompa sebesar Rp1,7 miliar. Namun, setelah optimasi menggunakan aplikasi, biaya dapat ditekan hingga berkurang sebesar 8,81% menjadi Rp1,5 miliar.

“Untuk sekarang ini kami mendesain irigasi tertutup dengan pipa dan pompa, tapi pengembangan lebih lanjut dapat diaplikasikan pada sistem irigasi terbuka tanpa pipa dan pompa,” ujar Michael Ahli.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Ide dari sistem irigasi yang diusung tim FTUI ini awalnya diterapkan untuk sistem perpipaan pada kamar mesin kapal. Namun, selanjutnya dapat digunakan pada pertanian, perkebunan, sistem pendingin gedung, pembangunan jaringan sanitasi dan jaringan air bersih, dan lain sebagainya.

Berkat inovasinya tersebut, tim FTUI tersebut telah berhasil meraih juara 3 Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Nasional pada ajang “5th Agrifasco, ITB” yang digelar pada 1 Februari 2020 dengan tema Lomba "Agriculture 4.0: “a Major Breakthrough or a Major Fallthough?".

“Ke depannya, kami akan mengembangkan perangkat lunak serta mengajukan hak paten. Kami juga membuka kesempatan dengan berbagai pihak industri/lembaga/kementerian untuk bekerja sama.” tutup Michael.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X