6 Tips Pilih Prodi SNMPTN 2020 dari Ditjen Dikti Jelang H-2 Penutupan

Kompas.com - 25/02/2020, 10:09 WIB
Tangkapan layar Tips dan Trik SNMPTN 2020 akun resmi Instagram Ditjen Dikti Kemendikbud. DOK. DITJEN DIKTI/KEMENDIKBUDTangkapan layar Tips dan Trik SNMPTN 2020 akun resmi Instagram Ditjen Dikti Kemendikbud.

KOMPAS.com - Pendaftaran SNMPTN 2020 akan ditutup 27 Februari 2020 pukul 23.50 WIB. Namun khusus calon mahasiswa keluarga tidak mampu yang membutuhkan KIP Kuliah, akan diberikan perpanjangan waktu.

Perpanjangan waktu SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi) akan diberikan mengikuti waktu pendaftaran KIP Kuliah, yaitu mulai tanggal 2 sampai 31 Maret 2020.

Hal ini disampaikan Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), Prof.Mohammad Nasih melalui rilis resmi Kemendikbud (24/2/2020).

Prof. Nasih menjelaskan bagi calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang sama sekali belum memiliki KIP tetap dapat melakukan pendaftaran SNMPTN hingga pengisian program studi dan pilihan universitas.

Baca juga: Jelang Penutupan, SNMPTN 2020 Diperpanjang Khusus Pendaftar KIP Kuliah

 

Namun, diharapkan tidak melakukan finalisasi terlebih dulu sebelum mendaftar pada laman KIP Kuliah.

Terkait pendaftaran SNMPTN 2020, Direktorat Jenderal (Ditjen) Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud melalui akun resmi instagram @ditjen.dikti memberikan tips dan trik acuan dalam memilih PTN dan prodi:

1. Pilih jurusan dengan tepat

Pertimbangan pemilihan jurusan yang tepat dapat dilakukan dengan mengikuti minat dan bakat yang kamu miliki. Minat dan bakat akan membuat kamu akan terus memiliki "energi" menghadapi tantangan apapun yang harus jalani saat menjalani pilihan program studimu nantinya.

2. Ketahui nilai rapormu

Bersikaplah realistis. Pahami kekuatan dan kelemahan yang kamu miliki berdasarkan nilai rapormu. Jangan sampai memaksakan diri memilih prodi hanya karena "suka" namun kamu akan mengalami kesulitan dalam mengikuti mata kuliah yang tidak kamu kuasai.

3. Cari tahu sainganmu

Memilih prodi saintek atau soshum, sebaiknya kamu mencari tahu tingkat persaingan prodi yang kamu pilih. Jangan sampai kamu memilih jurusan yang menumpuk peminatnya. Namun, kalau kamu merasa yakin mampu untuk bersaing, jalani dan terus berjuang!

4. Pelajari relasi sekolah

Satu hal yang jarang diperhatikan adalah mempelajari relasi sekolah dengan PTN pilihanmu. Ada beberapa sekolah masuk dalam daftar sanksi lantaran banyak ulusannya batal atau menolak mengambil SNMPTN padahal telah diterima dari jalur ini.

5. Pelajari track record alumni

Petakan PTN mana saja yang banyak menerima lulusan dari sekolahmu. Hal ini akan membantumu dalam melihat tingkat persaingan dan juga persentasi jumlah lulusan yang bisa masuk ke kampus tersebut.

6. Cari info mengenai kuota

Terakhir, jangan lupa mencari informasi mengenai daya tampung prodi di PTN pilihanmu. Pelajari juga jumlah peminat prodi ini di tahun sebelumnya agar kamu memiliki gambaran bagaimana tingkat persaingan dan kemungkinan penerimaan nantinya.

Baca juga: Pendaftaran SNMPTN 2020 Diperpanjang untuk Kesempatan Daftar KIP Kuliah



Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X