Kompas.com - 04/03/2020, 18:20 WIB
Konferensi pers KIP Kuliah dihadiri Plt Kepala Biro Kerjasama dan Humas Ade Erlangga, Ketua LTMPT Prof. M. Nasih, Sesditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani dan Ketua Pelaksana LTMPT Prof. Budi Prasetyo. DOK. KOMPAS.com/YOHANES ENGGARKonferensi pers KIP Kuliah dihadiri Plt Kepala Biro Kerjasama dan Humas Ade Erlangga, Ketua LTMPT Prof. M. Nasih, Sesditjen Dikti Paristiyanti Nurwardani dan Ketua Pelaksana LTMPT Prof. Budi Prasetyo.

KOMPAS.com - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan bagi siswa dari keluarga kurang mampu secara ekonomi namun berprestasi untuk bisa melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

Bantuan tersebut berupa Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah. KIP-Kuliah akan memberikan bantuan biaya pendidikan bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) atau sederajat yang memiliki potensi akademik baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi.

Untuk tahun 2020, pemerintah menargetkan penerima KIP Kuliah sejumlah 400 ribu penerima baru. Selain itu KIP Kuliah juga akan memberi akses kepada pendidikan vokasi.

Baca juga: Siapkan 400.000 KIP Kuliah Baru, Ini 7 Alur dan Link Pendaftaran

Kemendikbud mengimbau kepada para siswa SMA/SMK/Sederajat yang akan lulus sekolah atau calon Mahasiswa dari keluarga tidak mampu untuk segera mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah melalui laman resmi KIP Kuliah.

"Kami berharap adik-adik yang berminat untuk kuliah jangan berhenti hanya karena tidak ada dana. Bapak Presiden melalui Menteri Pendidikan dan Kebudayaan sudah menyiapkan sekitar 400 ribu KIP Kuliah. Jumlah tersebut termasuk KIP Kuliah reguler maupun KIP Kuliah afirmasi," terang Sesditjen Pendidikan Tinggi Paristiyanti saat kegiatan Bincang Sore Pendidikan dan Kebudayaan, di Kantin Kemendikbud, Gedung F, Jalan Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta, Rabu (26/2/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sederet Fasilitas Penerima KIP Kuliah dan Jangka Waktu Pemberian

Tak semua PTS, mana saja?

KIP Kuliah memberikan akses kepada seluruh siswa di Indonesia untuk menggapai cita-cita melalui pendidikan tinggi dan berlaku untuk jalur seleksi masuk SNMPTN, SBMPTN, SNMPN, UMPN, Seleksi Mandiri PTN dan Seleksi Mandiri PTS.

Untuk bisa menikmati fasilitas KIP Kuliah, calon mahasiswa harus lebih dulu Lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru, dan diterima di PTN atau PTS pada Prodi dengan Akreditasi A atau B, serta dimungkinkan dengan pertimbangan tertentu pada Prodi dengan Akreditasi C.

Baca juga: Penerima KIP Kuliah Bisa Daftar PTN dan PTS, Ini Syarat Gaji Orangtua

Namun, kenyataannya tak semua universitas swasta menerima KIP Kuliah. KIP Kuliah hanya bisa dipakai di PTS yang SPP-nya bisa tercukupi sesuai dengan besarnya subsidi dari negara.

Salah satu PTS yang menerima KIP Kuliah ialah Universitas Ahmad Dahlan yang membuka 34 program studi D3, S1 dan profesi yang menerima KIP Kuliah.

Universitas Ahmad Dahlan sendiri menjadi salah satu PTS terbaik 2019 versi Kementerian Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi (Kemenristekdikti).

Sedangkan melalui penelurusan Kompas.com di laman resmi KIP Kuliah, sejumah PTS tidak tercantum datanya dalam daftar penerima KIP Kuliah.

Jadi, untuk mengetahui secara pasti universitas mana saja yang menerima KIP Kuliah, peserta disarankan untuk lebih dulu melihat perguruan tinggi atau program studi penerima KIP Kuliah melalui laman Profil Perguruan tinggi di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id/

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.