Anak Susah Bersosialisasi? Orangtua, Perhatikan 10 Cara Ini

Kompas.com - 08/03/2020, 11:55 WIB
Anak bermain pasir di pantai sambil belajar. KOMPAS.com/ALBERTUS ADITAnak bermain pasir di pantai sambil belajar.
|


KOMPAS.com - Anak usia PAUD atau TK pasti akan membutuhkan teman bermain. Sebab, dengan memiliki teman atau sahabat bisa menjadi pondasi penting di dalam kehidupannya.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa anak yang memiliki masalah dalam berinteraksi dengan teman sebayanya akan mengalami guncangan emosi lebih besar, dibanding anak yang punya banyak teman.

Ketika dewasa, anak tersebut bisa mengalami guncangan emosi yang tidak dapat diatasi hingga seringkali menyebabkan anak berbuat hal-hal negatif.

Anak susah bersosialisasi itu biasanya anak pemalu. Jadi, jangan sampai anak Anda jadi anak pemalu. Sebisa mungkin ajarkan anak untuk bersosialisasi dengan teman sebayanya.

Baca juga: Orangtua, Ini 5 Cara Kenali Minat dan Bakat Anak sejak Dini

Tapi, bagaimana jika anak Anda sulit diajak bersosialisasi? Anak Anda pemalu? Maka, simak baik-baik 10 cara mengajarkan anak bersosialisasi sejak usia dini yang dirangkum dari laman Sahabat Keluarga Kemendikbud RI ini:

1. Biarkan anak berekspresi

Ketika masih kecil, cobalah untuk memberi kesempatan pada anak untuk berkumpul bersama dengan teman-temannya. Misalnya mengikuti kegiatan olahraga, atau kegiatan-kegiatan lain yang dapat mendorong bakat mereka.

Anak akan sangat menikmati apabila mereka dapat menunjukkan bakat serta minatnya. Salah satu penyebab kurangnya rasa percaya diri pada anak, adalah karena anak tidak memiliki ruang untuk berekspresi.

2. Jadilah role model

Sebagai orangtua, Anda harus bisa memberi contoh yang baik pada anak. Jadilah role model yang baik bagi anak-anak Anda. Sebab, anak biasanya akan mencontoh perilaku dan sikap orangtuanya.

Dengan melihat bagaimana orangtuanya menyapa, berbicara dan bergaul dengan orang lain, hal ini akan membuat anak lebih mudah untuk bersosialisasi dengan teman-temannya.

3. Hadirkan suasana terbuka

Cobalah untuk menghadirkan suasana keluarga yang terbuka. Salah satunya dengan mengajak anak Anda berkomunikasi tentang berbagai kegiatannya sehari-hari.

Luangkan waktu untuk berbicara dengan anak sedikitnya dua kali dalam sehari, dan biarkan anak mengeluarkan isi hatinya. Hal seperti ini akan membuat anak berani untuk bertanya, minta pendapat, ataupun sekedar curhat saja.

4. Bermain bersama

Bermain adalah salah satu cara untuk mengakrabkan diri dengan anak lain, dan dengan bermain anak menjadi lebih bebas dalam mengeluarkan ekspresinya.

Ajak anak Anda untuk sesekali bermain di luar rumah bersama teman-temannya, atau Anda bisa meminta saudara sepupu atau teman dekatnya untuk menginap di rumah ketika liburan sekolah tiba.

5. Aktivitas berkelompok

Agar mudah bersosialisasi, coba ajak anak Anda untuk bergabung dalam suatu komunitas atau tim olahraga yang sesuai dengan minatnya.

Selain dapat mengasah bakat mereka, kegiatan semacam ini juga dapat memberikan kesempatan pada anak untuk bergaul dan mendapat teman baru.

6. Ajarkan etika bergaul

Ketika bergaul, anak harus diberikan pengertian untuk menghargai orang lain. Dengan memiliki etika bergaul yang baik, anak tidak akan canggung untuk bergaul dengan teman sebayanya ataupun orang yang usianya jauh lebih tua.

7. Rasa percaya diri dibangkitkan

Sebagai orangtua tentu memahami karakter anaknya. Jadi, lebih baik bantu dia untuk menemukan dan membangkitkan rasa percara diri dengan cara berkomunikasi secara personal.

Baca juga: Orangtua, Berikut 5 Kunci Mendidik Anak Berkebutuhan Khusus

8. Anak selalu diperhatikan

Ketika anak berinteraksi dengan temannya, cobalah untuk memperhatikanya. Jika anak Anda pemalu, jangan terlalu memaksanya, tetapi bantulah dia untuk dapat membuka diri dengan teman-temannya. Dukungan dari orangtua sangat membantu anak untuk bersosialisasi.

9. Jangan protektif

Menjadi orangtua harus bisa menjaga diri, jangan sampai Anda terlalu protektif. Biarkan anak untuk berinteraksi dengan orang lain dan belajar melakukan sendiri. Misalnya saja membayar sendiri saat jajan.

10. Coba jelaskan arti teman

Cobalah untuk menjelaskan pentingnya mempunyai teman. Jika anak Anda memiliki pribadi yang tertutup, berilah mereka cukup waktu untuk membuka diri. Karena ketika mereka merasa nyaman, saat itulah mereka akan bersosialisasi dengan orang lain.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X