Kompas.com - 11/03/2020, 17:00 WIB
Rektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino. KOMPAS.com/WAHYU ADITYO PRODJORektor Universitas Budi Luhur, Dr. Ir. Wendi Usino.

Ramuan jamu untuk tingkatkan daya tahan tubuh

Melalui "Blutizen Morning Action" Universitas Budi Luhur menggandeng menggandeng Laskar Jamu Gendong Indonesia untuk bisa mengedukasi masyarakat tentang manfaat beragam jenis bahan yang terdapat dalam jamu.

Komunitas yang membawahi sekitar 750 penjual jamu gendong itu meracik beragam jenis jamu, seperti varian jamu untuk meningkatkan daya tahan tubuh hingga untuk mencegah virus corona.

Salah satu varian yang ditawarkan ialah jamu sambiloto. Sari daun sambiloto sendiri memiliki beragam manfaat seperti meningkatkan kekebalan tubuh, membantu penyembuhan penyakit malaria, termasuk mencegah virus corona.

Laksmi, ketua sekaligus sosok yang menginisiasi berdirinya Laskar Wanita Jamu Gendong berbagi racikan jamu yang bisa dikonsumsi untuk menjaga daya tahan tubuh.

Baca juga: Rektor UNAIR Sebut Sari Daun Sambiloto Bisa Cegah Virus Corona

Untuk mencegah parahnya infeksi virus corona, ia menyarankan masyarakat untuk mengonsumsi jamu yang terbuat dari temulawak, kunyit, sereh, kayu manis dan jahe.

Lalu ada pula racikan jamu Kayu Secang yang terbuat dari 17 macam bahan yang bermanfaat untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan meningkatkan stamina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sehat sekaligus memberdayakan usaha kecil

Tujuan Universitas Budi Luhur menggandeng komunitas penjual jamu gendong tak hanya sekadar ingin mengedukasi masyarakat tentang manfaat sehat minum jamu, namun juga sebagai upaya melestarikan usaha jamu gendong yang bisa dibilang semakin sedikit.

Aksi itu menjadi bagian dalam program techno-sociopreunership, yakni menjalankan bisnis yang juga dapat memberdayakan usaha kecil di lingkungan sekitar.

Selain merangkul pedagang jamu lewat "Blutizen Morning Action" yang akan terus diadakan selama virus corona masih mewabah, Universitas Budi Luhur juga menjalankan aksi untuk bisa menjadi penengah antara bisnis besar dan upaya memberdayakan masyarakat kecil.

Salah satunya aksi wirausaha perempuan dan ibu-ibu yang dilakukan di 4 (empat) kecamatan Jakarta Barat. dalam aksi tersebut, dosen-dosen Universitas Budi luhur memberikan penyuluhan kepada ibu-ibu untuk mulai membuka usaha, seperti berdagang, mendaur ulang sampah menjadi produk layak jual, dan lainnya.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.