Pusat Studi Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya Raih Penghargaan Internasional

Kompas.com - 13/03/2020, 17:50 WIB
Pusat Studi Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya (PSLD UB) meraih penghargaan internasional atas kebijakan inovatif yang ditawarkan. K DOK. PSLD Universitas BrawijayaPusat Studi Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya (PSLD UB) meraih penghargaan internasional atas kebijakan inovatif yang ditawarkan. K

KOMPAS.com - Pusat Studi Layanan Disabilitas Universitas Brawijaya (PSLD UB) meraih penghargaan internasional atas kebijakan inovatif yang ditawarkan. Kebijakan inovatif yang ditawarkan tersebut terkait pemenuhan kuota dan Seleksi Mandiri Penyandang Disabilitas (SMPD).

Penghargaan tersebut diberikan pada saat Konferensi Zero Project, Februari lalu di Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Vienna, Austria.

Kebijakan yang telah dimulai PSLD UB sejak tahun 2012, semula bernama Seleksi Program Khusus Penyandang Disabilitas (SPKPD) berubah menjadi Seleksi Mandiri Penyandang Disabilitas (SMPD) pada 2019.

Seleksi ini memberi kesempatan bagi penyandang disabilitas untuk mengakses program studi di perguruan tinggi melalui tahapan-tahapan seleksi, yaitu tes administratif, tes kemampuan akademik, simulasi perkuliahan, dan wawancara.

Dalam seleksi tersebut, UB menyediakan 20 kuota bagi siswa difabel yang ingin menempuh kuliah di UB.

Baca juga: 6 Cara Berinteraksi dengan Disabilitas Tunanetra agar Tak Salah Paham

UB juga menyediakan berbagai macam fasilitas pendukung pembelajaran inklusi, seperti juru bahasa isyarat untuk siswa tuli, alat bantu dengar, hingga volunteer yang akan mendampingi siswa selama berada di kampus.

Penghargaan internasional dari Zero Project diterima oleh Prof. Dr. Ir. Mochammad Sasmito Djati, MS. (Wakil Rektor IV UB) didampingi oleh Wahyu Widodo, M.Hum (Sekretaris PSLD), Alies Poetri Lintangsari, M.Li (Kepala Bidang Pelayanan PSLD), dan Ulfah Fatmala Rizky, M.PA (Peneliti di PSLD UB).

Dalam kegiatan tersebut Prof. Sasmito Djati juga mempresentasikan tentang Admission Quotas and Support Services for University Enrollment.

Zero Project, adalah program yang diinisiasi oleh Essl Foundation yang berpusat di Vienna Austria, memfokuskan pada pemenuhan hak-hak penyandang disabilitas dalam skala global.

Sebagai wadah global (platform), Zero Project menginisiasi, menyeleksi, dan menyuguhkan solusi yang inovatif dan efektif (tepat-guna) dalam memecahkan problematika penyandang disabilitas yang dialasi oleh Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa atas Pemenuhan Hak-Hak Penyandang Disabilitas (CRPD).



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X