Kompas.com - 21/03/2020, 19:57 WIB
Ilustrasi anak belajar shutterstockIlustrasi anak belajar

KOMPAS.com - Artis dan presenter, Meisya Siregar menganggap proses mendidik anak adalah proses seumur hidup. Saat mendampingi anak belajar dari rumah tak berjalan maksimal, menurutnya ibu harus bisa berkompromi dan ikhlas.

"Kalau ga maksimal gak papa sih sebenarnya. Jangan terlalu ambisius menjadi orang tua yang sempurna. Mau contoh role model orangtua sempurna manapun, itu tak ada yang sempurna," kata Meisya saat dihubungi Kompas.com.

Meisya sendiri sempat kesulitan mendampingi anaknya Song Louisa Mu'Khadijah (9) belajar dari rumah. Di usianya yang kesembilan, Meisya mengatakan Louisa masih belum memiliki kesadaran dan tanggung jawab untuk belajar.

"Karakter Louisa itu santai kaya di pantai. Ekstra keras ya untuk kasih tahu kalau (belajar dari rumah)," ujarnya.

Baca juga: Pengalaman Belajar dari Rumah, Meisya Siregar: Guru itu Mulia

Meisya sendiri tak masalah jika masih melakukan kesalahan saat mendidik anak. Yang terpenting baginya adalah bagaimana untuk memperbaiki dan meningkatkan kemampuan untuk tetap mendampingi anak.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Manusia itu tak ada yang semupura, orangtua tak ada yang sempurna, jadi ya terus belajar tanpa berakhir. Ending-nya ya kalau tak sudah tak bernafas," kata Meisya.

Postingan Instagram Meisya Siregar.Dok. Instagram Meisya Siregar Postingan Instagram Meisya Siregar.

Psikolog anak, Vera Itabiliana Hadiwidjojo mengatakan orangtua yang cemas secara berlebihan lantaran tak maksimal mendampingi anak belajar di rumah akan memicu stress yang akhirnya akan menurunkan daya tahan tubuh. Jika demikian, lanjutnya, akan timbul masalah baru yang memperburuk keadaan.

"Ibu mengambil banyak peran dalam kesehariannya sehingga ibu rentan lelah secara fisik dan juga psikis. Bahayanya, jika stress berlangsung lama maka akan memicu gangguan kesehatan fisik maupun mental yang lebih serius nantinya," kata Vera dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com.

Baca juga: Belajar dari Rumah, Ini Cerita Meisya Siregar Dampingi Anaknya...

Oleh karena itu, lanjut Vera, ibu perlu mengatur ekspetasinya dalam menjalani perannya sehari-hari. Ia menekankan tidak ada ibu yang sempurna.

"Maka tidak perlu berusaha jadi sempurna. Cukup jadi ibu yang baik, bahkan terkadang jadi ibu saja cudah cukup. Ibu juga perlu waktu untuk dirinya sendiri "me time" untuk rileks sejenak atau mengambil jeda untuk diri sendiri," ujar Vera.

Kondisi belajar dari rumah tak sedikit membuat orangtua khususnya ibu menjadi stres saat harus menjalani aktivitasnya sehari-hari dan pekerjaannya secara bersamaan.

Ibu mesti menemani anaknya belajar dan tak jarang tak dibantu oleh suaminya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X