Tips Sukses Magang untuk Mahasiswa saat Pandemi Corona

Kompas.com - 18/04/2020, 07:00 WIB
Ilustrasi work from home atau bekerja dari rumah. ShutterstockIlustrasi work from home atau bekerja dari rumah.

KOMPAS.com - Selama masa pandemi corona, beberapa perusahaan mengambil kebijakan untuk bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi para karyawan.

Kebijakan tersebut juga berdampak pada pengalaman yang diperoleh para karyawan magang.

Ada banyak tantangan dan penyesuaian yang harus dilakukan oleh karyawan magang, mulai dari menyesuaikan ritme kerja dengan karyawan lainnya, membiasakan diri untuk berkoordinasi secara virtual, hingga membiasakan diri terhadap distraksi selama bekerja dari rumah yang dapat menghilangkan fokus.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Bella Dominica yang saat ini sedang menjalani magang di Maverick Indonesia melalui program The Recruit.

Baca juga: 9 Tips untuk Orantua agar Belajar dari Rumah lewat TVRI Berjalan Lancar

Meskipun sempat merasa sulit beradaptasi pada minggu pertama magang dari rumah, Bella akhirnya berhasil menyesuaikan diri untuk tetap dapat fokus dan produktif dengan melakukan lima hal berikut ini.

Bella berbagi tips berdasarkan pengalaman magangnya agar tetap produktif dan proaktif saat masa pandemi corona. Berikut tips sukses untuk mahasiswa yang sedang magang dari rumah berdasarkan keterangan yang diterima Kompas.com.

1. Menciptakan ruang khusus untuk bekerja

Bekerja dari rumah memberikan keleluasaan untuk bekerja dari tiap sudut rumah. Namun, seringkali suasana rumah yang nyaman justru membuatmu kurang fokus dalam melakukan pekerjaan.

Seperti di kantor, kamu perlu memiliki sebuah tempat di rumah yang disiapkan sebagai tempat bekerja.

Kamu juga bisa mengubah meja belajar menjadi meja kerja. Kamu bisa menaruh beberapa post-it sebagai pengingat deadline pekerjaanmu atau foto-foto teman-teman kantor di meja kerja.

Selain itu, meletakkan lilin aromaterapi dan mendengarkan musik kesukaanmu juga bisa membantu menjaga fokus serta meningkatkan kenyamanan saat bekerja.

2. Lakukan kegiatan sehari-harimu seperti waktu magang di kantor

Bekerja dari rumah kerap menjadi alasan untuk bangun lebih siang dari hari biasanya. Hal ini sangat tidak disarankan karena akan menjadi kebiasaan. 

Selain itu, kamu harus menyesuaikan diri lagi bila waktu bekerja normal di kantor kembali berjalan.

Tak ada salahnya jika kamu ingin bangun sedikit lebih siang dari biasanya. Namun pastikan ada cukup waktu untuk kamu bersiap-siap sebelum kembali bekerja misalnya, kamu dapat mengganti durasi perjalanan dari rumah ke kantor dengan olahraga pagi.

Salah satu hal terpenting tetapi sering diabaikan saat bekerja di rumah adalah waktu beristirahat.

Pastikan kamu beristirahat dengan meninggalkan layar komputer selama beberapa menit. Pastikan agar kamu tak melewatkan makan siang.

Gunakan fitur alarm pada smartphone-mu untuk jadi pengingat waktu beristirahat dan bekerja.

3. Memanfaatkan teknologi untuk tetap terhubung

Tantangan terbesar lainnya saat bekerja dari rumah adalah komunikasi dengan tim. Jika saat di kantor kamu hanya perlu menghampiri manajer atau tim untuk berdiskusi, maka bekerja dari rumah kamu harus berkomunikasi lebih dulu sebelum berdiskusi.

Saat ini sudah banyak aplikasi yang memberikan kemudahan bagi para pekerja untuk berkomunikasi dengan tim secara jarak jauh.

Beberapa aplikasi yang biasanya digunakan untuk menjaga produktivitas dan komunikasi antar anggota tim antara lain Trello, untuk mengatur to-do list setiap harinya dan mengamati progress dari pekerjaan yang sedang dilakukan; Zoom dan Google Meets, untuk telekonferensi tatap muka berbasis audio dan visual; dan Google Calendar, untuk mengatur jadwal harian dan diskusi antara satu tim dengan tim lainnya.

4. Menunjukkan inisiatif

Bekerja dari rumah seringkali membuat orang berlomba untuk mencapai titik produktivitas tertingginya hingga lupa bahwa ia pun sedang bekerja dengan tim. Pastikan manajer atau pun mentormu tak melupakan keberadaanmu di dalam tim.

Memaksimalkan kesempatan belajar saat magang dapat dilakukan dengan mengambil inisiatif lebih dulu. Kamu bisa menawarkan diri untuk membantu pekerjaan yang ada dan terlibat aktif dalam diskusi bersama tim di grup.

Jangan sungkan untuk mengulurkan tangan karena apapun bentuk bantuan yang kamu tawarkan kepada tim tentu akan sangat berarti dan meringankan pekerjaan anggota tim lainnya.

Jangan ragu untuk bertanya kepada manajer atau mentormu jika ada hal-hal yang kurang jelas dari tugas yang diberikan.

Kamu mungkin bisa meminta waktu untuk berbincang langsung melalui telepon untuk memastikan bahwa arahan yang diberikan sudah sesuai dengan pemahamanmu.

Selain menghindari salah komunikasi, diskusi ini juga dapat membuat kamu jadi lebih percaya diri saat mengerjakan tugas yang diberikan.

5. Mengembangkan kemampuan diri dengan ikut kursus online

Saat berkerja dari rumah, kamu bisa memiliki lebih banyak waktu. Sebaiknya kamu tidak terlena dengan situasi tersebut. Ingatlah bahwa disiplin diri merupakan kunci utama untuk tetap produktif meskipun bekerja dari rumah.

Bila memiliki waktu senggang, kamu bisa mencoba mengikuti berbagai kursus online untuk memperkaya ilmu demi pengembangan diri dan karir.

Saat ini, banyak platform online course yang membuka beberapa kelasnya secara gratis. Temukan topik-topik yang sesuai dengan minat dan kebutuhan belajarmu.

Dengan mengikuti berbagai workshop dan online training ini, kamu bisa mencoba hal-hal baru sekaligus meningkatkan soft skills yang mendukung pekerjaanmu.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X