Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Live IG Kompas.com: Strategi Bidik Beasiswa Luar Negeri di Tengah Wabah

Kompas.com - 10/05/2020, 16:00 WIB
Ayunda Pininta Kasih

Penulis

KOMPAS.com - Di mana ada kemauan, di situ ada jalan. Di saat biaya pendidikan mahal, kondisi ekonomi tak menentu akibat pandemi Covid-19, di situ ada kesempatan mendapat beasiswa.

Ada cukup banyak beasiswa dalam negeri yang bisa kamu coba, termasuk beasiswa luar negeri yang tak kalah banyak jumlahnya. Misalnya, beasiswa ke Belanda yang selalu rutin memberikan peluang setiap tahunnya.

Mahalnya biaya pendidikan dan biaya hidup di luar negeri seperti Belanda kini bukan lagi alasan untuk enggan kuliah ke luar negeri. Sejumlah beasiswa nyatanya selalu menanti, selama ada niat kuat dari hati.

Baca juga: Universitas Pertahanan Buka Pendaftaran S1, Bebas Biaya Kuliah

Negeri Kincir Angin ini dinilai potensial sebagai negara untuk melanjutkan studi. Untuk tahun ajaran 2020-2021 ini, program beasiswa yang ditawarkan antara lain StuNed Scholarship, Orange Tulip Scholarship (OTS), Erasmus+, Orange Knowledge Programme (OKP), Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) serta Holland Scholarship.

Pertanyaannya, apakah selama masa pandemi Covid-19 peluang beasiswa ke luar negeri masih terbuka? Langkah apa saja yang perlu dilakukan? Apa saja kriteria penerima beasiswa?

Nah, untuk menjawab pertanyaan seputar beasiswa ke luar negeri, terutama beasiswa ke Belanda, Koordinator Tim Beasiswa Nuffic Neso Indy Hardono akan live streaming Instagram bersama Kompas.com untuk memberikan "Strategi Bidik Beasiswa Luar Negeri di Tengah Wabah."

Live IG Kompas.com: Strategi Bidik Beasiswa Luar Negeri di Tengah Wabah bersama Indy HardonoDok. KOMPAS.com Live IG Kompas.com: Strategi Bidik Beasiswa Luar Negeri di Tengah Wabah bersama Indy Hardono

Live streaming Instagram @Kompascom tersebut akan berlangsung besok, Senin 11 Mei 2020, pukul 11.00 WIB.

Jadi, segera siapkan "reminder" agar tak terlewat untuk mendapatkan ilmu dalam memenangkan beasiswa luar negeri.

Sebagai informasi, Nuffic Neso Indonesia sendiri merupakan organisasi nirlaba untuk kerja sama internasional dalam bidang pendidikan.

Nuffic Neso Indonesia juga memprakarsai dan memfasilitasi kerja sama di bidang pendidikan tinggi antara institusi di Indonesia dan Belanda serta menawarkan, mewakili pemerintah Belanda, beasiswa untuk warga negara Indonesia setiap tahunnya.

Selain menghadirkan seri live streaming seputar pendidikan, KG Media juga menghadirkan beragam artikel agar keluarga Indonesia tetap teredukasi dari rumah melalui laman www.terhubungdarirumah.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.



Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terkini Lainnya

Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Ramai Tagar KaburAjaDulu, Cek 10 Beasiswa S1-S3 Gratis ke Luar Negeri Tak Wajib Pulang ke Indonesia

Edu
Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Menteri Mu’ti: ASN Harus Kerja Lebih Cerdas dan Inovatif di Tengah Efisiensi Anggaran

Edu
Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Syarat Nilai Rapor untuk Daftar IPDN dan Jurusannya, Kuliah Gratis Bisa Jadi CPNS

Edu
Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Kemenag: 39.012 Siswa Daftar Madrasah Aliyah Unggulan Tahun 2025

Edu
Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Anak Usaha PT KAI Buka Lowongan Kerja Pramugara-Pramugari 2025, Lulusan SMA Bisa Daftar

Edu
Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Pendanaan Riset Kampus Swasta, Mendikti Brian Akan Dorong Industri Investasi Riset

Edu
Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Mendikti Brian Sebut Kampus Vokasi Juga Bekali Sains dan Teknologi

Edu
Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Tes CBT Masuk MAN Unggulan Berlangsung 2 Hari, Catat Tanggal Pengumumannya

Edu
Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Kemendikdasmen: Pembelajaran Saat Ramadhan 2025 Jangan Membebani Siswa

Edu
Viral Kabur Aja Dulu, Dosen UGM: Itu Karena Negara Kurang 'Hadir' di Masyarakat

Viral Kabur Aja Dulu, Dosen UGM: Itu Karena Negara Kurang "Hadir" di Masyarakat

Edu
39 Ribu Lebih Siswa Ikuti Seleksi Masuk MAN Unggulan 2025

39 Ribu Lebih Siswa Ikuti Seleksi Masuk MAN Unggulan 2025

Edu
8 Makanan Manusia Boleh Dimakan Kucing, Dosen IPB: Ada Sayuran

8 Makanan Manusia Boleh Dimakan Kucing, Dosen IPB: Ada Sayuran

Edu
Cerita Vicky Jadi Guru PAUD di Jerman, Gaji Rp 60 Juta Per Bulan

Cerita Vicky Jadi Guru PAUD di Jerman, Gaji Rp 60 Juta Per Bulan

Edu
Beasiswa S2-S3 ke Irlandia, Kuliah Gratis dan Dapat Tunjangan Rp 170 Juta

Beasiswa S2-S3 ke Irlandia, Kuliah Gratis dan Dapat Tunjangan Rp 170 Juta

Edu
FSGI Kecam Pemecatan Vokalis Band Sukatani Novi Dipecat Sebagai Guru

FSGI Kecam Pemecatan Vokalis Band Sukatani Novi Dipecat Sebagai Guru

Edu
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau