"Virtual Graduation", Bukan yang Kita Inginkan namun Buat Kita Lebih Tangguh...

Kompas.com - 31/05/2020, 11:43 WIB
Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Aceh menggelar seremoni kelulusan secara daring atau virtual gradution pada 30 Mei 2020 untuk melepas 93 lulusannya. DOK. FBS ACEHTeuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Aceh menggelar seremoni kelulusan secara daring atau virtual gradution pada 30 Mei 2020 untuk melepas 93 lulusannya.

KOMPAS.com - Melakukan seremoni kelulusan di tengah pemberlakuan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) menjadi kenangan tersendiri bagi siswa yang lulus pada tahun ini.

Tidak terkecuali bagi para siswa Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School, Aceh yang melakukan seremoni kelulusan secara daring atau virtual gradution pada 30 Mei 2020.

Untuk tahun 2020 ini, Teuku Nyak Arif Fatih Bilingual School (FBS) melepas 93 lulusan terdiri dari 29 siswa untuk tingkat SD, 29 siswa SMP dan 35 siswa dari jenjang SMA.

"Jangan berpuas diri dengan predikat kelulusan yang sudah diterima. Hendaknya terus menjadi manusia pembelajar dengan mengejar prestasi ke tingkat yang lebih tinggi," pesan Mailani, Kepala Sekolah SD FBS Aceh.

Baca juga: Curhat Siswa SD di Indonesia, Tak Punya Handphone sampai Rindu Sekolah

Ia menambahkan, "Peganglah akhlak luhur tanpa merusak keelokan norma yang sudah kita jaga selama ini." 

Buat lebih kuat dan tangguh

Pengalaman seremoni kelulusan secara virtual ini memberikan kesan mendalam bagi siswa karena dilakukan berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Pastinya ini bukan acara gradutiaon yang kita inginkan. Kita berharap akan ada panggung yang indah, kita bertemu dan saling berpelukan melepas kepergian. Namun saat ini kelulusan kita harus kita rayakan secara online lewat layar yang kecil," ungkap Ighra Khalisha, salah satu perwakilan lulusan kelas 12.

"Namun hal ini justru memberikan energi, passion dan harapan kita untuk meraih masa depan. Menjadi generasi yang lebih kuat dan tangguh. Berusaha keras, berdoa dan kerja keras meraih mimpi kita," tegas Ighra.

Hal senada disampaikan Kepala Sekolah SMP-SMA FBS, Muhammad Azhar Annas. "Kalian adalah sedikit dari generasi ini yang menempuh babak akhir pendidikan dalam kondisi luar biasa ini."

" Kelulusan kalian, bukan berarti berakhirnya petualangan pendidikan. Kalian akan selalu menemukan orang-orang yang selalu menemani kalian melewati masa-masa sulit kalian seperti saat ini," ujar Annas.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X