Membangun Kembali Semangat Belajar Siswa di NTT

Kompas.com - 13/06/2020, 12:48 WIB
Penandatanganan MoU pembangunan sekolah antara Happy Hearts Indonesia dengan PT Softex Indonesia di Jakarta (11/6/2020.
DOK. HHIPenandatanganan MoU pembangunan sekolah antara Happy Hearts Indonesia dengan PT Softex Indonesia di Jakarta (11/6/2020.

KOMPAS.com - Pandemi Covid-19 memberikan dampak serius bagi siswa Indonesia terutama yang tinggal di daerah tertinggal yang masih sangat terbatas dalam pelaksanaan pembelajaran sistem daring.

Pembelajaran tatap muka ke sekolah masih menjadi proses pembelajaran efektif bagi siswa peserta didik di provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT).

Bekerja sama dengan Happy Hearts Indonesia, Softex Indonesia berupaya membangun kembali 3 sekolah di Lombok, Flores dan Sumba.

HHI sendiri merupakan lembaga nonprofit yang berdedikasi untuk membangun kembali sekolah yang tidak layak dan memulihkan harapan serta kesempatan bagi anak-anak di daerah tertinggal atau daerah yang terdampak bencana alam.

Agar siswa semangat belajar

“Kami percaya semua anak harus memiliki kesempatan untuk memperoleh Pendidikan yang baik. Inilah yg melandasi Softex Indonesia bermitra dengan Happy Hearts Indonesia untuk menyediakan fasilitas Pendidikan yang layak," jelas Chief Financial Officer PT Softex Indonesia, Chrisdianto Tedjawidjaja.

Baca juga: Panduan Lengkap Daftar Sekolah Kedinasan Tahun Ajaran 2020/2021

Dalam penandatanganan MoU pembangunan sekolah dengan Happy Hearts Indonesia, Chrisdianto menyampaikan, "kami harap bantuan yang kami berikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh masyarakat dan membuat para siswa semakin semangat belajar.“  

Sejak 2018, Softex Indonesia telah membantu kegiatan Happy Hearts Indonesia.

Development Director HHI, Lusman Yunarto, menjelaskan kebutuhan akses pendidikan di NTT masih sangat tinggi terutama pada masa pandemi ini.

Rendahnya penguasaan teknologi dan keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan menghambat efektivitas pembelajaran peserta didik.

Investasi pendidikan berkelanjutan

“Dengan adanya bangunan sekolah yang dilengkapi dengan ruang kelas dan diisi dengan sarana pendidikan yang memadai, serta fasilitas sanitasi dan program pendukung lainnya, seperti pelatihan guru, upaya ini sangat membantu peserta didik dan guru dalam pelaksanaan pembelajaran,” jelas Lusman.

Selama sekolah masih tutup pada masa pandemi ini, Softex Indonesia dan HHI berharap sekolah yang nantinya akan di bangun kembali bisa meningkatkan kualitas pendidikan dan mendorong produktivitas demi memberantas kemiskinan.

Upaya ini menjadi salah satu bagian pemulihan dampak Covid-19 pada sektor pendidikan serta mengembalikan produktivitas sumber daya manusia setempat, serta investasi pendidikan yang berkelanjutan.

Happy Hearts Indonesia telah membangun lebih dari 190 sekolah di seluruh Indonesia dan membantu lebih dari 64.000 anak dan 320.000 masyarakat.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X