"Buku Misteri", Contoh Praktik Baik Pembelajaran dari SDN Indrapura Sumut

Kompas.com - 29/06/2020, 15:07 WIB
Melalui Buku Misteri, Juni Hari Yanto, guru kelas VI SDN No. 28 Indrapura, Batu Bara, Sumatera Utara, melatih siswanya melakukan refleksi pembelajaran sehingga hasil belajar siswa saat belajar dari rumah bisa diketahui. DOK. TANOTO FOUNDATIONMelalui Buku Misteri, Juni Hari Yanto, guru kelas VI SDN No. 28 Indrapura, Batu Bara, Sumatera Utara, melatih siswanya melakukan refleksi pembelajaran sehingga hasil belajar siswa saat belajar dari rumah bisa diketahui.

Kompas.com - Pandemi covid-19 menuntut guru melakukan kombinasi pembelajaran daring maupun luring. Guru juga didorong kreatif dan inovatif dalam memfasilitasi kegiatan belajar dari rumah agar siswa tetap mendapat materi pembelajaran menarik dan bermanfaat.

Hal ini coba diupayakan Juni Hari Yanto, guru kelas VI SDN 28 Indrapura, Batu Bara, Sumatera Utara. Dia melatih siswanya belajar dari rumah dengan membuat "Buku Misteri".

"Buku Misteri" merupakan media pembelajaran berupa buku yang disusun sedemikan rupa sehingga terlihat unik dan menarik. Isinya mengambil materi pembahasan dari beberapa materi yang sudah dipelajari sebelumnya.

Proses pembuatan "Buku Misteri" cukup mudah. Peserta didik diberi kebebasan dalam memilih materi pembelajaran yang mana menurut mereka paling menarik dan paling mudah dipahami untuk dijadikan dalam "Buku Misteri".

Baca juga: Survei Kemendikbud: Peran Orangtua Penting dalam Pelaksanaan Belajar Dari Rumah

Dari bahan sederhana di rumah

Setelah menentukan materinya, peserta didik mengumpulkan bahan pembuatan buku seperti kalender bekas atau kotak kardus bekas. Sementara bahan pendukung lainnya seperti lem kertas, kertas karton, gunting, penggaris, dan hiasan.

Selama proses pembuatan "Buku Misteri", tidak terlepas dari pendampingan guru baik secara daring maupun luring, terutama untuk membantu apabila peserta didik menemukan kesulitan selama proses pembuatan.

Peserta didik harus menyusun bahan kardus bekas atau kalender bekas secara lembar perlembar dibentuk menjadi sebuah buku.

Setiap lembarnya harus diisi dengan urutan materi yang dipilih atau yang mau disampaikan dan saling berkaitan dari setiap lembarnya. Pembuatannya memerlukan waktu 3-4 hari selama peserta didik belajar dari rumah.

Buat siswa antusias

Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Close Ads X