Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/07/2020, 16:10 WIB

KOMPAS.com- Mendikbud Nadiem Makariem baru saja meluncurkan program "Guru Penggerak".  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengatakan Merdeka Belajar Episode 5: “Guru Penggerak” merupakan ujung tombak perubahan transformasi pendidikan Indonesia.

“Diharapkan program ini dapat mendukung tumbuh kembang siswa secara holistik,” kata Mendikbud saat peluncuran "Merdeka Belajar Episode 5: Guru Penggerak" melalui virtual Zoom webinar yang disiarkan secara langsung pada kanal youtube Kemendikbud RI, Jumat (03/07/2020).

 

Sejalan hal itu, Kabupaten Kendal telah menerapkan semangat "Guru Penggerak" melalui laman "Kendal Pintar Berbagi" yang difasilitasi para guru penggerak.

Mereka difasilitasi untuk membagikan pengalaman praktik baik mereka dalam mengajar dan melakukan kegiatan rutin pembelajaran daring melalui live streaming YouTube untuk para siswa.

Baca juga: Nadiem Sebut “Guru Penggerak” Bakal Jadi Ujung Tombak Transformasi Pendidikan Indonesia

Berbagi praktik baik

“Melalui laman ini para guru dan kepala sekolah penggerak di Kendal kami dorong untuk mau berbagi praktik baik dan mengembangkan strategi pembelajaran yang bisa membuat anak belajar aktif. Laman ini juga membuka ruang interaksi dan kolaborasi para pendidik di Kabupaten Kendal,” kata Bupati Kendal, Mirna Annisa.

Layanan pembelajaran bagi siswa di Kendal Pintar Berbagi dibuat terjadwal. Para guru-guru yang sudah dilatih Program Pintar Tanoto Foundation secara bergantian menjadi guru pengajar.

Senin merupakan pembelajaran untuk SD, Selasa untuk pembelajaran SMP, Rabu untuk PAUD dan SD kelas awal, dan Kamis digunakan untuk materi-materi umum.

Para guru dan kepala sekolah penggerak yang sudah dilatih Program PINTAR Tanoto Foundation, dilibatkan untuk memperkaya konten-konten materi pembelajaran. Mereka secara bergantian menjadi guru daring para siswa PAUD, SD, dan SMP di Kendal.

Perluas akses belajar

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Wahyu Yusuf Ahmadi menyebut laman Kendal Pintar Berbagi dapat memperluas akses terhadap pembelajaran berkualitas bagi para siswa. Semua dapat mengakses pembelajaran ini secara daring dari manapun juga.

Selain itu, para guru dan kepala sekolah juga difasilitasi untuk membagikan praktik-praktik baik pengalaman mereka untuk menjadi contoh dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Harapannya dapat tumbuh gerakan berbagi dalam pelaksanaan pembelajaran daring, luring, atau gabungan keduanya di masa pandemi ini.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+