Kompas.com - 13/08/2020, 13:46 WIB
Menristek Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan fokus PRN 2020, Kamis (13/8/2020). Tangkapan layar Zoom KemenristekMenristek Bambang Brodjonegoro saat menyampaikan fokus PRN 2020, Kamis (13/8/2020).
|

"Ini jadi solusi UMKM di bebagai tanah air. Di masa pandemi ini akan sulit untuk melakukan perjalanan ke daerah lain, jadi kebutuhan kuliner bisa didapat dengan membeli produk makanan tradisional yang dalam kemasan kaleng," terang Menristek.

Produk harus bisa dikomersialkan

Menristek Bambang mengatakan, produk PRN harus dipastikan dapat menghasilkan produk inovasi yang siap didiseminasikan atau dikomersialisasikan..

Jadi, produknya tidak hanya sebatas publikasi ilmiah saja, tetapi setelah di standarisasi produk Litbangjirap harus disusun sesuai dengan kebutuhan nasional serta internasional. Bahkan tentu agar mampu bersaing dengan produk-produk luar negeri.

"Kami berharap, produknya tidak hanya bagus dari sisi prototipe saja, tapi juga bisa lulus secara komersial. Tentunya bisa bersaing dengan produk sejenis terutama produk impor," harapnya.

Adapun produk hasil Litbangjirap yang sudah siap pasar didorong untuk dimasukan ke dalam e-katalog inovasi. Namun juga perlu fasilitasi untuk penguatan perlindungan HKI bagi produk inovasi hasil Litbangjirap.

Selain berbagai aspek tersebut, aspek regulasi dan sumber daya pelaksana dalam pelaksanaan PRN juga sangat penting untuk diperhatikan.

Dengan dasar motif dan semangat PRN mampu menghasilkan produk inovasi, yang bisa meningkatkan daya saing bangsa.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Menristek: Indonesia-Inggris Perkuat Riset, Termasuk Vaksin Covid-19

"Jika diperlukan, dapat dilakukan perubahan Peraturan Menteri tentang PRN 2020-2024 yang bisa menjadi dasar penyusunan program dan anggaran hasil re-focusing. Termasuk juga mengubah penamaannya menjadi Prioritas Riset Inovasi Nasional (PRIN)," tandas Menristek.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.